Mohon maaf, tulisan ini terlambat diposting 1 minggu karena berbagai hal. Akhir sekaligus awal bulan, complain, orderan material bangunan, tagihan, gajian, design ruang & dapur, tukang kompor, kasus kamar berdarah-darah parah, dan akhirnya di TKO demam n sakit kepala 4 hari. Fiuhhhhhhh... membuat sibuk berat 2 minggu ini, yang berimbas tertundanya tulisan tentang Kopdarnas SS 2010, padahal Pimpro!
Banyak yang bisa diceritakan tentang Kopdarnas SS kali ini. Pengalaman pertama berinteraksi langsung selama 3 hari dengan tokoh fenomenal SS, Hai Hai, Joli, Tante Paku. Mengenal lebih dekat Ari Thok, M23, Nobie, Noni. Bertemu Ibu Yulia dan semua teman-teman dari YLSA (meski semenit). Wahhhhh...
25 Juni 2010, Pk. 16.00. Menyadari kalau sama sekali asing dengan kota Solo, maka aku memilih naik Executive Shuttle Bus Joglo Semar. Mencoba berkenalan dengan seseorang di samping yang ternyata Polwan, tapi kami akhirnya sibuk dengan musik di telinga kami masing-masing. Singkat cerita aku sampai dengan selamat di town office hotel Arini dan dijemput Ari thok (ga usah heran gitu dunk TP.. )
Bertemu langsung dengan TP, Hai hai dan M23 di Rumah Turi. Komentar pertama M23, “Aduh Iik... kenapa sekarang kamu jadi kayak tiang listrik begitu...” Sahabat macam apa ini..? komentarnya sama sekali tidak membangun!!
Makan malam pertama, lesehan bersama. Aku menyapa seseorang yang duduk diam di sebelahku (Theo). “Kok kamu diem sih... kamu persis banget karakter kamu di SS ya.. senyum-senyum n diem... hi hi hi hi”
Mengomentari pula M23 yang susah duduk di bawah, ... hi hi hi ... M23 membalasnya dengan memaksa makan sate.. huh! Ngerjain M23 harus tanya umur dulu, karena wajahnya amat sangat menipu. Ternyata beda usianya jauh diatasku, weekkk... mesti ati2 nih ngerjainnya, harus dicampur dengan hormat dan santun, hi hi..
Wah, persekutuan yang aneh bagiku, karena baru kali ini berkumpul di tempat asing dengan orang-orang asing yang tidak punya ikatan pekerjaan, job order dengan tanda tangan kontrak atau urusan gereja denganku (hi hi .. biasanya pergi cuma untuk 3 urusan itu..)
Balik ke Rumah Turi... cengengesan bersama, ngobrol ga jelas, sms2an... sampai muncul Mazdanes. Pertanyaan serius malah datang dari Mas Okulasi, “Emangnya proyekmu Semarang daerah mana sih Ik, kok ga ada internet?” Aku menjawabnya dengan cengengesan ga jelas... (tunggu 1 minggu lagi, setelah kuselesaikan blogku tentang itu).
Waktu udah Pk. 23.30 waktu aku bilang, “Yuk adussss yukkkk... aku dari pagi, habis proyek, habis kerja dll... durung adus ... “ (adus=mandi). Yang dijawab dengan “adus kok ngajak-ngajak...”
Habis mandi, males banget ke bawah lagi. Takjub melihat kamar di Rumah Turi, memotret segala pernak perniknya, penataan, interior, dll... biarin! Dan, memilih menarik selimut, bercerita heboh dengan Noni, dan cengengesan lagi sebelum akhirnya merem menyusul Noni.
“Jarene Cuma mandi... malah molor... tiwas aku tunggu mau diajak jadi teman ngobrol, sms Theo di tengah malam. Duh maapin aku theo...
Sabtu, 26 Juni. Dari Pk. 05.00 sudah dipusingkan dengan penjemputan Nobie yang terkenal dengan kasus nyasar tingkat tingginya. Melihat salah satu keunikan Solo di stasiun Balapan. Selesai urusan jemput nobie, sampai di rumah Turi dan mendapati 2 juragan sedang asik ngobrol dengan kopi dan pisang gorengnya. Meninggalkan mereka untuk berburu serabi Sorogenen dengan Joli, tak lupa mengancam 2 juragan itu, “Awas ya.... kalau aku nanti pulang kalian sudah harus mandi..”
Maklumlah 2 juragan ini sesama pensiunan dini, apalagi si Anak Pantai M23 penganut falsafah hidup Everyday is holiday. Jadi ya begitulah! Tapi, pulang dari berburu serabi ternyata mereka masih belum siap juga, hingga akhirnya, “Ayo to cepetan!” Hi hi hi hi... manjur!
“Siap bu Pimpro...”
Sempat pula berkomentar tentang baju aneh Hai2... “baju begituan kok dipakai sih...” dan hai2 menjelaskan panjang lebar alasannya.
Perjalanan dimulai dengan makan Timlo Solo, mampir ke rumah mahakarya Joli, melihat kayu buuuuesaarrr yang kayak meteor, patung saru, dan ambil bantal untuk M23 yang katanya pantatnya pedes kalo kelamaan duduk. Hi hi hi hi hi...
Berlanjut ke Carefour untuk belanja bekal seabreg. Hi hi hi .. lihat tuh mereka kayak bapak rumah tangga yang patuh kan? Dan ternyata TP kelupaan belum dijemput! Astaganaga!!
Untuk cerita perjalanan sudah ditulis sama TP. Jadi tidak usah ditulis lagi, ini aja buru2 nulisnya.
Di perjalanan menelpon dan mengecek keberadaan Pwijayanto, dan juga ditelpon terus sama Preman bertato Vicksion yang jagoan LUPA (tanya tempat aja puluhan kali... huh!! Preman kok lalinan!!! Payah lu...hi hi hi ... )
Sampai di Kalyana sudah sore. 1000X Maap untuk keterlambatannya. Seneng banget melihat teman-teman YLSA, wahh... mimpiku untuk belajar software dan share beberapa hal lain akan tercapai...
Training yang serius tapi santai, santai tapi serius. Wah 2 petarung SS duduk berdampingan sambil ketawa-ketiwi mesra... hi hi hi. Nobie yang banyak ga kenal tanya – tanya melulu... siapa si ini, si itu, dll... sampai-sampai nanya orang yang duduk di sebelahnya, kujawab pakai sms, eh ketahuan sama yang ‘dirasani’... aduhhhh malu berattt!!! Aku mesti meng-klarifikasi kepada yang bersangkutan supaya tidak dikira Pimpro kurang ajar. Hi hi hi hi.. maaapin saya yah teman... aku ga bermaksud jahat kok, hi hi hi...
Menyenangkan! Tetapi... ternyata setelah training... semua teman YLSA pulang!! Tanpa terkecuali!! 100% Kejutan yang bagus.... karena berhasil MENGEJUTKAN!! Yaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhh..... kecewa beraaaaaaaattt, tapi mau piye lagi?
Hikzzzzzz... hikzzzzz... menguap semua semangatku untuk bercerita, sharing, dll.. padahal udah sampai suit segala sama Vick, pilih siapa duluan yang mau bicara.
He he he.. pelarian pelarian... akhirnya memotret ulah teman-teman gila (nobie dan Noni yang berlagak poto prewedd, padahal sama-sama ceweknya hihhhh...).
Kontes Rambut dengan Vick, membedakan mana rambut terawat dan tidak terawat. Dan juga dengan Hai2... hi hi hi .. itu kalo dipotong, Mr. Gerai jadi hilang kesaktiannya kale yaaa... pikirku.
Papania datang dengan makanan!!! Horeeeeeeeee... ayam bakar, ayam goreng... huhhhh.. mantapsssss!! Kalian pulang duluan sih teman2 YLSA... jadi ga bisa rasain nikmatnya... weeekkkkkk
Atraksi Sulap, ngobrol dengan siapa aja, chatt di kotak ijo, sempet ngerjain Minie juga (maapin aku min...), belum sampai tengah malam mas Preman tato sudah ngorok... eh jam 1 ngelindur... jalan kesana kemari katanya mau pulang. Pas ditanya jam berapa pulang, malah njawab masih nanti. Ga ngerti deh! Orang SS emang banyak yang aslinya ga jelas kali ya... hi hi hi...
Kisah selanjutnya kayaknya udah banyak diceritain sama TP nih... jadi ga usah diulang lagi.
27 Juni. Pk. 05.00, bangun pagi, jalan di taman sendiri (karena yang lain masih selimutan dan astaga Pwijayanto malah tidur di sofa kayak di rumah aja).
Takjub dengan pemandangan gunung yang waaaaaaaaw... memotret gazebo, dan beberapa sudut lain. Wah coba, proyekku bisa dibikin kayak begini.. pasti cakep!
Sarapan pagi, dan mendapat informasi dari Joli kalau kami harus cepetan kabur dari Kalyana max Pk.10.30. Wah, padahal 2 juragan itu baru aja tidur jam 6 pagi. Didampingi Noni si tukang pukul, menggedor pintu mereka, “Ayo cepet bangun.. sarapan... “ he he he kita tunggu sampai mereka keluar kamar... karena kalau tidak, kita akan seret mereka. Ha ha ha ha.. lagi-lagi manjur hi hi hi...
Sembari menunggu 2 juragan mandi dan mempersiapkan diri, aku, Noni, Riyanti, Ari_thok, Pwijayanto tertinggal dan harus membereskan villa yang sudah mirip sarang penyamun. Sisa makanan, minuman ringan dan keras, barang barang, pisau, bantal, kardus kardus, nasi, dsb, berserakan dimana-mana. Yaiiiiikkkk... kacau kelas berat. Saking terburu nafsu, kami sempat melakukan kesalahan dan harus menebusnya dengan melakukan ‘rekonstruksi ulang’ (sssssssstttt... ini cuma rahasia kami berlima yang akan dibawa sampai ke liang kubur... ha ha ha ha ).
Singkat cerita sepanjang jalan menuju Solo, 2 juragan gila ini memberikan ‘ide sinting’ untuk proyek baruku. Hi hi hi... menjijikkan!! Mr. Hai2 mengorek cerita tentang sedikit latar belakangku menjadi Kristen dan beberapa sejarah nenek moyang daerah asalku (kok dia tahu sampai yang begitu2 ya?), dan bertanya pula tentang tarip pendeta. Beliau mau memikirkan ulang kemungkinan meniti karir sebagai pendeta.. kalau memang uang yang dihasilkan bisa lebih banyak dan menguntungkan.
Ha ha ha ha.. katanya, kalau memang bisa dapet duit banyak.. kapan2 Kopdarnas kita bisa di Yerusalem dan kawasan TEPI BARAT... dan beliau akan jadi pemandunya.. hihh!!! (jangan bayangin kayak pendeta2 lain, tapi bayangin kita bakal diajak ke tempat Yudas gantung diri, tempat babi2 yang kerasukan legion mati, tempat perempun samaria di sumur, dll, hi hi hi... pokoknya tempat yang begitu begitulah..)
Mau ikut jagong manten tapi kayak dikejar setan.. eh salah.. mengejar setan.. eh ga alkitabiah juga yah.. udahlah! Apa ajalah! Buru buru + buru buru... gilaaaaaaaa!!! Tapi meski begitu, masih sempet juga mimik es krim dibeliin M23, sambil ketawa ketiwi nggak jelas hi hi hi hi... makacih ya om M23... semoga Anda dan keluarga senantiasa diberkati yang maha kuasa, dipanjangkan umur dan rizki-nya, ... ha ha ha...
Sampai di Rumah Turi lagi. Sekejap, semua cewek ganti kostum n pakai rok! Hi hi hi.. “rasa-rasanya kamu jadi lain ya Ik...” komentar Hai2.
“Ya iyalah!!! Coba Ome’ pake rok juga... pasti jadi lain juga.. ha ha ha ha...“ (akhirnya aku panggil Hai2 pake nama Ome’ aja.. soalnya males kalo ngomong Om hai.. om hai... pelafalannya ga enak.. dan boros kalo mesti ngulang terus hai hai... hai hai.. hi hi hi).
3 cewek tertegun melihat M23 yang penampilannya rapi jali dan cakep... aduhhhhh duhhhh... kayak pak camat salah satu kecamatan di Bali sana... hi hi hi hi hi...
Persekutuan indah Kopdarnas berakhir setelah makan mie kethoprak...dan aku serta Noni diantar sampai ke Terminal. Noni jadi mengharu biru gitu, ahhh cewek banget!!
Thanks banget buat Joli n Om, Rumah Turi, Ome’, M23, Ibu Yulia, Ari_thok, Riyanti, Noni, YLSA dan semuanyaaaaaaaaa... sangat berkesan!
Ehmmmm ehmmmm.. itu cerita lucu-lucuna, sekarang seriusnya.
- Sayangnya pertemuan dengan YLSA amat sangat sebentar, mungkin kalau sedikit lebih panjang lagi, ada banyak masukan dari dan bagi peserta ataupun sebaliknya
- Acara ini yahhh cuma gembira2 aja... tapi ga sempat mendapatkan goalnya yang jelas untuk SS dan para bloggernya ke depan (ini bisa aja keliru karena aku terbiasa terlalu serius dengan goal / target acara dan melupakan kalau ini acara komunitas yang tak bisa dipaksakan)
- Laporan Keuangan Saweran & kaos menyusul yah..
- Usulan M23, Kopdarnas tahun depan di Bali aja jadi yang Jawa Timur bisa banyak hadir, dan banyak tempat wisata. (Bali? Yah.. tahun lalu selain pengalaman dinner di Jimbaran sama M23 yang woooowww, tapi juga kecopetan, dan kecelakaan tertimpa 3 speaker bis persis di jidat, lengan, dan kaki, duhhh masih kesel bener kalo ingat... kok bisa sial banget gitu sih)
- Usulan Iik sih kalau bisa di Semarang aja. Ada 3 tempat buat uji nyali loh: (Uji Tengking Setan/Uji mencari iblis di hutan gombel, kota lama, lawang sewu, Uji Moral dan psikologis di proyekku hi hi hi..., dan Uji PI di Simpang 5, Tugu Muda dan sekitarnya). He he he he...
- .... belum ketemu lagi point berikutnya
Akhir kata, saya minta maaf untuk semua kekurangan, keterlambatan, kecerobohan, kelalaian dan ketidaksempurnaan acara Kopdarnas SS 2010 ini.
Salam hormat saya,
IIK J