Walaupun gembar-gembor Sola Scriptura namun pemahaman Alkitab Pdt. Budi Asali sama sekali tidak ORIGINAL. Walaupun tidak menyatakannya, namun pemahaman Alkitabnya sangat ditentukan oleh sumber-sumber pustaka yang dibacanya. Pemahaman dan tulisannya HEBAT dan BENAR ketika mendapatkan sumber pustaka yang hebat dan benar. Hal itu terbukti dari tulisan-tulisannya yang luar biasa tentang Theologia Reformed dan debatnya dengan kaum Namais dan Unitarian serta Jesus Only serta tulisan menentang Saksi Yehovah dan tulisan-tulisan lainnya. Ketika menulis tentang gereja Katolik dia mulai menampakkan kelemahannya, dia sama sekali tidak menyadari beberapa kesalahan dalam sumber pustaka yang digunakannya. Tulisannya tentang okultisme benar-benar mengenaskan karena dia tidak menemukan sumber pustaka yang HEBAT dan BENAR. Apabila tidak membual itu berarti dia tidak tahu bahwa dia tidak tahu.
Memberanikan diri bertanya; di dalam makalahnya yang berjudul Occultisme Pdt. Budi Asali MDiv menulis:
Pendahuluan
Dalam Mat 4:8-9 setan menawarkan ‘sesuatu’ kepada Yesus asal Yesus mau menyembah dia. Dalam sepanjang jaman hal yang sama dilakukan setan terhadap manusia. Ia menawarkan ‘sesuatu’ kepada manusia yang mau menyembah/mengikut dia. Ada 2 hal yang perlu diperhatikan di sini:
1. ‘Sesuatu’ itu bisa bermacam-macam, seperti: kekayaan, cewek/cowok, jabatan, kesehatan, kesaktian, kemampuan tertentu (misalnya: bisa meramal/menyembuhkan orang, dsb), dsb.
2. Menyembah/mengikut setan ini
a. Bisa dilakukan secara natural/tanpa menggunakan occultisme.
Misalnya: mau membolos dari kebaktian demi uang, mau berzinah, dsb.
b. Bisa dilakukan dengan cara supranatural/menggunakan occultisme.
Ingat bahwa hal ini tidak selalu disadari oleh orang yang bersangkutan. Ini karena lihainya setan!
I. Definisi Occultisme
Occultisme adalah kepercayaan/praktek/tindakan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kuasa gelap.
II. Macam-macam occultisme
1. Ramalan:
a. Ada ramalan yang bukan merupakan occultisme.
o Ramalan yang datang dari Tuhan.
Ini biasanya disebut nubuat. Tetapi kita perlu hati-hati dengan orang yang mengatakan dirinya memberikan ramalan/nubuat dari Tuhan, tetapi sebetulnya dari setan.
o Ramalan yang dilakukan dengan menggunakan ilmu pengetahuan.
Misalnya: ramalan cuaca, ramalan tentang adanya gerhana, badai, dsb.
b. Ada ramalan yang termasuk occultisme.
Macam-macam cara meramal yang termasuk occultisme:
o Cartomancy - meramal dengan menggunakan kartu dimana setiap kartu mempunyai arti.
o Palmistry/guamia - meramal dengan menggunakan garis tangan.
Saya pernah mendengar cerita tentang seorang ibu yang diramal oleh seorang tukang guamia bahwa suaminya bakal pergi jauh. Setelah selesai meramal, tukang guamia itu tidak mau dibayar, dan 6 bulan kemudian tukang guamia itu datang kembali dan menanyakan apakah ramalannya betul atau tidak. Ibu itu lalu menjawab: ‘Ya ramalanmu benar, karena suamiku meninggal dunia’. Pada waktu meramal, tukang guamia itu sudah tahu akan hal itu dan karenanya ia tak mau dibayar.
Jangan sekali-kali menyerahkan tangan saudara untuk diramal! Ada orang yang berpura-pura hanya main-main, padahal betul-betul meramal. Kalau saudara menyerahkan tangan saudara untuk diramal, maka saudara dijadikan medium occultisme.
o Rod/pendulum - meramal dengan bandul/pendulum.
Beberapa waktu yang lalu seorang pastor di Jawa Tengah berhasil menemukan mayat yang hilang di gunung, hanya dengan menggunakan pendulum.
Pada waktu saya kos di Malang, anak dari pemilik kos, yang adalah seorang dokter, ternyata bisa menggunakan pendulum, untuk mencari benda yang disembunyikan, dan juga untuk mendiagnose penyakit! Jangan saudara mau didiagnose oleh ‘terkun’ (dokter-dukun) seperti ini. Ini jelas termasuk occultisme!
o Mirror mantic/crystal gazing - meramal dengan menggunakan cermin/bola kristal.
Jangan pikir bahwa ini hanya dongeng belaka; hal seperti ini betul-betul ada!
Jailangkung.
Ini seperti boneka yang diberi alat tulis, dan pada waktu suatu roh (= setan, yang menyamar sebagai roh seseorang!) datang, maka boneka itu bisa ditanyai dan boneka itu menuliskan jawabannya pada papan tulis.
Permainan cucing/Ouija Board.
Cucing dan Ouija Board sebetulnya sama saja, yaitu adanya papan dengan huruf-huruf dan angka-angka, dan sebuah benda yang nantinya bisa bergerak sendiri dan menunjuk pada angka-angka/huruf-huruf itu untuk membentuk kalimat yang merupakan jawaban dari ‘roh’ itu. Bedanya adalah: pada permainan cucing benda itu adalah sebuah cucing yang ditelungkupkan, sedangkan pada Ouija Board benda itu adalah sebuah segitiga tipis.
Ayah saya pernah mengalami permainan cucing, dan ia termasuk salah satu orang yang jarinya diletakkan di atas cucing, yang lalu bergerak sendiri. Ayah saya mengira bahwa pasti ada salah satu dari jari-jari yang lain yang mendorong cucing, dan ia lalu menekan cucing itu ke bawah. Ternyata ‘dukun’nya tahu dan menyuruh orang yang menekan cucing untuk melepaskan. Setelah itu satu per satu jari-jari yang lain diangkat, dan tinggal jari ayah saya sendiri, dan ternyata cucing itu tetap bergerak sendiri!
Astrology/horoscope.
Awas, ini beda dengan astronomy/ilmu perbintangan, yang bukan termasuk occultisme. Astronomy betul-betul merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari perbintangan, tetapi Astrology menghubungkan posisi bintang dengan nasib manusia.
Ini sebetulnya hanya suatu omong kosong, karena kalau Astrology ini benar, maka semua orang yang lahirnya pada hari yang sama nasibnya juga akan sama! Tetapi fakta membuktikan bahwa hal ini tidak benar. 2 orang yang lahirnya pada hari yang sama, bisa saja nasibnya sangat berbeda/bertentangan, seperti: yang satu jadi kaya, yang lain miskin; yang satu mati muda, yang lain mati pada usia lanjut, dsb.
Sekalipun ini omong kosong, setan bisa ikut campur dalam peramalan sehingga menjadi betul dan lalu dipercaya. Bdk. Yes 47:13-14 yang jelas mengecam hal ini.
2. Golongan Occultisme tertentu yang sering dianggap sebagai sesuatu bakat/kekuatan yang ada di dalam diri manusia itu sendiri, dan hanya perlu dilatih. Ini juga sering dikatakan sebagai hal yang bersifat ilmiah. Tetapi ingat bahwa segala sesuatu yang gaib/supranatural hanya mempunyai 2 kemungkinan: dari Tuhan atau dari setan. Contoh:
o Hipnotis.
Ini sering digunakan dalam:
Sulap.
Sulap yang betul-betul menggunakan kecepatan tangan, tentu bukan occultisme, tetapi ada pesulap yang menggunakan hipnotis, dan ini tentu termasuk occultisme.
Counseling.
Ada Psikolog/counselor (= pembimbing/ penasehat), yang menggunakan hipnotis supaya pasien mereka bisa mengingat masa lalu. Ini termasuk occultisme, dan karenanya jangan mau dicounsel oleh counselor seperti itu!
o Telepati (juga digunakan dalam sulap).
o Tenaga dalam/tenaga dasar/tenaga murni, dsb.
Jangan percaya pada propaganda dari grup-grup tenaga dalam seperti Kalimasada, Merpati Putih, Satria Nusantara, Kateda, Enesty, dsb, yang merekrut dokter-dokter yang lalu menjelaskan bahwa apa yang mereka praktekkan adalah sesuatu yang bersifat ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan menurut kedokteran! Saya pernah menyakan hal itu pada seorang dokter kristen, yang lalu menyatakan bahwa hal itu tidak sesuai dengan kedokteran/tidak ilmiah!
Ingat juga bahwa sekalipun cara berlatihnya hanya menggunakan pernafasan, tetapi bagaimanapun hasilnya gaib (bisa mematahkan besi, tidak bisa dipukul dsb). Dan ingat rumus penting dalam persoalan ini: yang bersifat supranatural/gaib, hanya bisa berasal dari Allah atau setan. Dan tenaga dalam tidak mungkin berasal dari Allah karena tidak ada dasar Kitab Suci secuilpun untuk itu, kecuali kalau Kitab Sucinya ditafsirkan seenaknya sendiri (Misalnya menggunakan Mark 5:30 untuk menyatakan bahwa Yesus juga punya tenaga dalam! Untuk menjawab penafsiran tolol ini kita bisa berkata: Aneh, Kitab Suci tak pernah berkata bahwa Yesus berlatih tenaga dalam, dan tidak pernah juga mengajarkan tenaga dalam kepada murid-muridNya. Andaikata Ia melakukan itu, maka pasti semua orang kristen sekarang ini sudah berlatih tenaga dalam!).
3. Golongan Occultisme yang digunakan untuk menyehatkan diri sendiri atau bahkan menyembuhkan orang lain, seperti:
o Yoga
o Tai Chi/Wai Tang kung
o Tenaga dalam.
4. Nggeblak (slain in the spirit), Toronto Blessing, dsb.
Lain-lain seperti: blood pact (=Sekalipun dalam pandangan banyak orang kristen ini adalah pekerjaan Roh Kudus, saya berpendapat bahwa ini adalah pekerjaan roh jahat.
5. perjanjian yang ditulis dengan darah, dimana orangnya menulis menggunakan darahnya sendiri disecarik kertas, yang menyatakan penyerahan diri kepada setan), susuk, aji-aji, guna-guna, pesogen, santet, gendam, tuyul, ilmu kebal, dukun (white magic), jaran kepang, macam-macam pertunjukan di Bali, dll.
Di Indonesia banyak di antara hal-hal ini yang dianggap sebagai kebudayaan/seni, tetapi sebetulnya adalah occultisme.
6. Hal-hal yang harus diwaspadai:
o souvenir dari Bali.
Dr Kurt Koch yang membaktikan puluhan tahun hidupnya untuk menyelidiki occultisme, mengatakan bahwa kebanyakan souvenir dari Bali dibuat dengan menggunakan kuasa gelap. Dengan demikian benda itu sudah mengandung kuasa gelap.
Sekalipun souvenir itu berharga/indah, tetapi kalau mengandung kuasa gelap, harus dihancurkan (bdk. Ul 7:25-26).
o Meditasi.
Kristen punya meditasi, tetapi dalam meditasi kristen pikiran tidak statis (tidak dikosongkan atau dipusatkan pada sesuatu), tetapi aktif. Misalnya dalam berdoa (bukan berdoa dalam bahasa Roh!) atau merenungkan Firman Tuhan. Tetapi meditasi kafir yang mengarah pada occultisme biasanya menggunakan pengosongan pikiran ataupun pemusatan pikiran (pada lilin atau hal lain).
o Tusuk jarum
Dr Kurt Koch mengatakan bahwa tusuk jarum mempunyai latar belakang yang gelap, tetapi karena itu sudah begitu lama, ia sekarang tidak berani memastikan bahwa hal itu termasuk occultisme. Ia tidak berani menganjurkan atau melarang orang melakukan tusuk jarum. Tetapi kalau mau melakukan harus berdoa meminta perlindungan Tuhan, dan juga mengawasi kerohanian, apakah terpengaruh secara negatif atau tidak.
o Pijat
Jelas bahwa tidak semua tukang pijat menggunakan kuasa gelap, tetapi jelas ada banyak tukang pijat yang menggunakan kuasa gelap.
Kesaksian:
Saya pernah punya seorang tukang pijat yang hebat, dan setiap saya pergi kesana saya boleh dikatakan selalu merasakan hasil pijatannya. Tetapi suatu waktu ada teman saya yang saya beri alamat di tukang pijat, dan teman saya ini lalu berkata bahwa tukang pijat itu mendemonstrasikan kehebatannya dengan menempelkan rokok menyala pada tangan maupun mukanya tanpa menderita apa-apa. Saya kaget dan saya dari peristiwa itu saya tahu bahwa si tukang pijat itu mempunyai kuasa gelap. Tetapi saya masih berpikir adanya kemungkinan bahwa ia tidak menggunakan kuasa gelapnya dalam memijat. Suatu kali saya sakit lagi (penyakit yang sama) dan saya pergi kepada dia, tetapi pada waktu mau dipijat saya berdoa dalam hati: ‘Tuhan kalau orang ini memijat dengan kuasa gelap, lindungi saya, Saya tidak mau disembuhkan oleh setan’. Apa yang terjadi? Ternyata saya sama sekali tidak sembuh. Saya anggap ini mungkin merupakan kebetulan, sehingga setelah itu saya masih mencoba 2 atau 3 x lagi, dan saya tidak pernah sembuh! Sekarang saya yakin bahwa orang itu menggunakan kuasa gelapnya dalam memijat dan saya tidak mau lagi datang kepada dia ataupun menyuruh orang ke sana!
Karena itu kalau saudara pijat, maka selalulah berdoa minta perlindungan Tuhan. siapa tahu tukang pijat itu juga menggunakan kuasa gelap! Pada akhir jaman ini, jangankan tukang pijat, pendetapun ada yang menggunakan kuasa gelap supaya dianggap sakti oleh jemaatnya!
Disamping itu titik-titik yang dipijat seringkali/pada umumnya sama dengan titik-titik dari tusuk jarum, sehingga kalau tusuk jarum harus diwaspadai, jelas pijat juga demikian.
Juga dengan menyebarnya tenaga dalam pada saat ini, ada banyak tukang pijat memijat dengan menggunakan tenaga dalam, dan ini pasti termasuk occultisme!
o Musik rock..
Ada beberapa hal yang menyebabkan musik rock juga harus dicurigai/diwaspadai:
Orang yang menonton pagelaran musik rock menjadi histeris (kerasukan?).
Banyak diantara bintang-bintang rock yang termasuk golongan sesat, bahkan penganut gereja setan.
Ada orang yang berkata bahwa ada cassette lagu rock yang kalau diputar terbalik ternyata berisi penghujatan kepada Kristus!
Catatan:
Jangan terlalu cepat menganggap sesuatu sebagai bukan termasuk occultisme, hanya karena saudara tidak melihat adanya hal-hal yang berhubungan dengan occultisme, seperti mantera, penggunaan lilin, pengosongan pikiran dsb. Kalau setan selalu membuat occultisme terlihat jelas sebagai occultisme, maka ia adalah setan yang bodoh! Kepandaian/kelicikan setan bisa membuat hal-hal yang kelihatannya ‘cuma gitu tok’ ternyata adalah occultisme yang berbahaya!
III. Efek/akibat dari occultisme
Ingat bahwa berbeda dengan Tuhan yang mau memberi anugerah/kasih karunia dengan cuma-cuma kepada orang yang tak berlayak sekalipun, maka setan adalah ‘pedagang ulung’, yang tidak akan pernah mau memberi kecuali kalau ia akan mendapatkan lebih banyak.
Ilustrasi:
Dalam film Friday the 13th yang diputar di TV beberapa waktu yang lalu diceritakan tentang sebuah sarung tangan ajaib yang bisa menyembuhkan penyakit. Tetapi setelah menyembuhkan penyakit dari seseorang, maka tangan dari si penyembuh yang menggunakan sarung tangan itu menjadi melepuh secara mengerikan, dan ia harus mencari korban kemana ia bisa menyalurkan penyakit itu. Kalau ia menyentuh korban itu dengan sarung tangan itu, maka penyakit yang tadi disembuhkan akan mengalir kepada korban, tetapi berlipat ganda dahsyatnya, sehingga korban itu akan mati secara mengerikan. Sekalipun ini hanya merupakan cerita, tetapi ini merupakan illustrasi yang tepat tentang cara kerja setan. Ia memang mau menolong, asal ia lalu mendapatkan jauh lebih banyak.
Kalau saudara mempraktekkan occultisme, ataupun sekedar dipakai sebagai medium dalam praktek occultisme (misalnya: diramal/dihipnotis), maka sekalipun saudara mendapat ‘sesuatu’, tetapi akan ada akibatnya:
1. Menentang hal-hal rohani, seperti Firman Tuhan, doa, kebaktian dsb.
Mungkin mula-mula hanya kerinduan Firman Tuhan hilang/menurun, malas berdoa/melayani, tetapi hal ini makin lama akan makin memburuk. Ini memang merupakan sesuatu yang logis karena kalau kita membiarkan diri dikuasai oleh setan, maka pasti setan itu akan membuat kita menjauhi Tuhan/hal rohani.
2. Emosi yang kacau, seperti adanya depresi, ingin bunuh diri, gila dsb. Juga ada kemungkinan adanya mimpi-mimpi buruk.
3. Karakter yang berubah, misalnya menjadi suka marah, suka menyendiri, sedih terus.
4. Munculnya penyakit-penyakit tertentu, atau kematian keluarga. Ini sering terjadi pada orang yang punya 'pesugihan' dsb. Ingat bahwa setan memberi, tetapi lalu menuntut lebih banyak!
5. Saudara ikut setan
6. Tertahannya berkat Tuhan.
Dalam Kis 19:19-20 terlihat bahwa setelah jemaat membuang occultisme maka Firman Tuhan menjadi makin tersebar! Jadi jelas bahwa adanya jemaat yang mempraktekkan occultisme menyebabkan tertahannya berkat Tuhan.
Ini juga menjelaskan mengapa dalam Kis 16:16-18 Paulus menengking setan dari diri orang yang mengikutinya sambil mempropagandakan pelayanan Paulus. Orang itu kelihatannya tidak berbuat salah; ia bahkan kelihatannya ‘membantu’ Paulus. Tetapi Paulus tahu bahwa kalau ia bekerja sama dengan setan, Tuhan tidak akan memberkati pelayanannya dan karena itu ia bukannya berterima kasih kepada orang itu/setannya tetapi ia menengking setannya.
Ini bedanya ikut setan dan ikut Tuhan. Kalau ikut Tuhan, maka sekarang untuk sementara kita akan mengalami banyak penderitaan, tetapi nanti kita akan menerima kebahagiaan/kemuliaan kekal. Sebaliknya, kalau kita ikut setan, sekarang untuk sementara kita akan menerima keuntungan jasmani/duniawi (itupun disertai dengan ketidakdamaian), tetapi nanti kita menerima kerugian/kebinasaan/hukuman kekal. Baca dan renungkan Mat 16:26!
IV. Apa yang harus kita lakukan?
1. Percaya kepada Yesus, tingkatkan iman/kerohanian/persekutuan dengan Allah, tingkatkan pengertian FT dan kekudusan.
Ingat bahwa adanya occultisme tidak terhindarkan, seperti:
o Musik rock..
Ini diputar dimana-mana sehingga kita tak mungkin terhindar darinya.
o Santet, gendam, guna-guna.
Ini lebih-lebih tidak bisa dihindari, karena selalu bisa saja ada orang yang melakukan hal-hal ini terhadap kita.
o Seseorang mengatakan bahwa padi di Indonesia selalu dipersembahkan kepada Dewi Sri.
o banyak restoran/toko yang menggunakan Hu, Pat Kwa, Kantong merah Gunung Kawi dsb.
Hanya kalau kita mempunyai Yesus dan dekat dengan Tuhan maka kita bisa terlindung dari hal-hal yang tidak terhindarkan itu!
o Sadarilah bahwa Tuhan jauh lebih besar dari setan, dan karena itu mendekatlah kepadaNya.
Kesaksian:
Waktu saya ada di Malang, saya mempunyai seorang teman kos yang mempelajari semacam hipnotisme, dimana ia bisa mematikan sebuah lilin hanya dengan memandangi lilin itu. Ia mengajak saya untuk menonton dirinya mematikan lilin itu, tetapi saya menolak karena saya tahu itu adalah occultisme. Tetapi suatu waktu secara ‘kebetulan’ pada waktu saya masuk ke kamarnya ia sedang latihan. Ia mengatakan bahwa ia sudah berulang kali berhasil mematikan api lilin itu hanya dengan memandanginya, dan maminta saya untuk menontonnya. Saya lalu duduk dan berdoa meminta supaya Tuhan mengatur sehingga lilin itu tidak mati. Waktu dipandangi, lilin itu lalu mengecil apinya dan hampiur padam, tetapi saya lalu berdoa: ‘Tuhan, kalau lilin ini mati Engkau kalah dari setan. Aku minta supaya lilin ini jangan mati’. Dan dengan mendadak api lilin itu menjadi besar kembali. Ia memandangi lagi, dan api lilin itu mengecil lagi dan saya melakukan hal yang sama. Demikian terjadi berulang-ulang, dan ia tidak bisa mematikan lilin itu. Akhirnya saya meninggalkan kamarnya dan ternyata ia tetap tidak bisa mematikan lilin itu. Setelah itu saya pergi dengan dia, dan saya berkata: ‘Tahukah kamu mengapa lilin itu tidak bisa mati? Karena saya berdoa. Tuhan saya lebih hebat dari setanmu!’
o Bandingkan dengan Israel yang dilindungi oleh Tuhan dari serangan Bileam (Bil 22-24). Bdk. juga dengan Kej 31:24 - Yakub tetap dilindungi Tuhan sekalipun ada berhala dalam keluarganya (ingat bahwa Yakub tidak tahu menahu tentang berhala itu).
2. Hati-hati/waspada terhadap occultisme.
No 1 di atas harus kita lakukan karena adanya occultisme yang tidak bisa dihindari. Tetapi kalau bisa dihindari tentu kita harus menghindarinya. Karena itulah kita harus waspada terhadap occultisme.
o Bukan terus takut (overemphasize), juga bukan sembrono (underestimate), tetapi hati-hati/waspada.
o Kalau saudara tahu sesuatu itu adalah occultisme, saudara harus membuang/menjauhinya.
Kesaksian: saya pernah diberitahu tentang seorang tukang pijat yang katanya hebat. Saya lalu pergi kesana untuk pijat. Tetapi saya harus menunggu pasien-pasien yang lain, dan saya bisa melihat cara tukang pijat itu dalam memijat. Ternyata pada waktu memijat mulutnya komat kamit (membaca mantera?), dan ia juga meniupi bagian yang dipijat. Melihat suasana yang berbau occultisme itu, saya membatalkan niat untuk pijat dan saya pulang. Inilah yang saya maksud dengan sikap waspasda!
3. Perlukah doa pelepasan untuk orang yang pernah ikut/menjadi medium dalam occultisme?
Perlu, hanya kalau orang itu orang non kristen/kristen KTP yang kerasukan setan gara-gara occultisme. Kalau tidak ada tanda-tanda kerasukan, saya berpendapat tidak dibutuhkan doa pelepasan. Juga kalau seseorang pernah terlibat occultisme, tetapi lalu bisa menjadi orang kristen sejati, maka tidak mungkin masih ada setan dalam dirinya, sehingga juga tidak dibutuhkan doa pelepasan.
Dasar Kitab Suci: dalam Kitab Suci tidak pernah ada orang kristen yang dilepaskan dari setan/ditengking setannya!
Kesaksian:
Waktu kecil saya pernah dibawa ibu saya ke dukun kuku (yang bisa membuat kuku saya menjadi semacam televisi!), tetapi saya bisa menjadi orang kristen, dan tidak pernah membutuhkan doa pelepasan.
Bengcu Menjawab:
Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." Matius 4:8-9
Kata Iblis kepada-Nya: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu." Lukas 4:6-7
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Matius 28:18
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. Yohanes 8:44
Walaupun Alkitab mencatatnya namun Matius 4:8-9 adalah omong kosong Setan alias firman Iblis. Sejak kapan orang Kristen menegakkan ajarannya di atas omong kosong iblis? Tentu saja sejak banyak pengkotbah tolol yang mengajarkannya sebagai kebenaran. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, apabila ucapan Iblis dalam Matius 4:8-9 adalah kebenaran, bukankah itu berarti ucapan Kristus dalam Matius 28:18 adalah omong kosong? Apabila segala kuasa dan kemuliaan sudah diserahkan kepada Iblis, lalu apa lagi yang tersisa untuk diberikan kepada Kristus? Apabila ucapan Iblis dalam Matius 4:8-9 adalah kebenaran, bukankah itu berarti Kristus membual ketika mengajarkan dalam Yohanes 8:44 bahwa di dalam Iblis tidak ada kebenaran?
Karunia Melihat Iblis dan Ngobrol dengan Setan
Sepanjang sejarah, hanya dua kali Iblis ngobrol dengan manusia yaitu ketika dia menggoda Hawa dan ketika dia menggoda Yesus. Selain kedua kisah tersebut Alkitab sama sekali tidak mencatat kisah Iblis ngobrol dengan manusia. Selain berhadapan dengan Kristus, Alkitab sama sekali tidak mencatat kisah manusia melihat Iblis atau roh jahat kecuali dalam penglihatan. Alkitab mencatat kisah dukun wanita dari En-Dor mengaku melihat dan mendengar ucapan arwah Samuel. Sebelum mempertanyakan apakah itu arwah Samuel atau roh jahat yang menyamar, seharusnya kita mempertanyakan apakah dukun itu membual atau dia memang memiliki karunia melihat Iblis dan ngobrol dengan setan?
Pemanggilan arwah purbakala dilakukan dengan dua cara. Pertama, arwah yang dipanggil merasuki dukun yagn memanggil. Cara ini umumnya dipraktekkan di Asia timur (China) dan Amerika (Indian). Kedua, arwah yang dipanggil menampakkan diri dan berbicara namun hanya dukun yang mampu melihat dan mendengar ucapannya. Cara ini umumnya dipraktekkan di Timur Tengah dan Eropah. Dukun wanita En-Dor jelas mempraktekkan cara kedua. Dalam generasi ini orang lebih menyukai cara pertama untuk menghindari kemungkinan si dukun pura-pura melihat padahal tidak ada arwah yang muncul atau mengubah apa yang diucapkan oleh arwah. Kisah arwah yang menampakkan diri dan ngobrol seenak jidatnya dengan pelanggan hanya ada di dalam cerita novel dan film serta omong kosong para pengkotbah mantan dukun. Kisah demikian nggak pernah terjadi dalam perdukunan.
Alkitab mencatat: Setiap kali menampakkan diri kepada manusia malaikat sedang mengemban tugas dari Allah. Ketika malaikat berinteraksi dengan seseorang, kehadirannya juga disaksikan oleh orang-orang lainnya. Ketika malaikat mengunjungi Abraham, semua orang di kediamannya melihat kehadiran mereka. Ketika mengunjungi Lot, penduduk kota melihat kehadiran mereka. Alkitab tidak mencatat kisah manusia melihat atau kepergok malaikat atau setan yagn sedang gentayangan. Alkitab juga tidak mencatat kisah manusia yang memiliki kemampuan melihat malaikat dan setan gentayangan. Alkitab sama sekali tidak mengajarkan bahwa Iblis dan roh-roh jahat mampu menampakkan wujudnya dan ngobrol dengan orang-orang yang dikehendakinya seenak jidatnya.
Pdt. Budi Asali memang ruaaaarrrr ... biasa! Setelah mengajarkan firman Iblis yang tercatat dalam Matius 4:8-9 sebagai kebenaran dia juga mengajarkan firman dukun wanita En-Dor yang tercatat dalam 1 Samuel 28:12-19 sebagai kebenaran. Ruaaaarrrr ... biasa! Jangan heran bila anda menemukannya mengajarkan firman orang gila karena kerasukan roh tenung sebagai kebenaran. Ha ha ha ha ... Berikut ini adalah kutipan-kutipan dari tulisan Pdt. Budi Asali yang berjudul Eksposisi Kitab Samuel yang Pertama.
Tidak ada bukti apapun dari Kitab Suci bahwa kita bisa memanggil arwah/roh orang mati. Saya sendiri berpendapat bahwa orang mati langsung masuk surga atau neraka, sehingga tidak mungkin dipanggil. Kalau seseorang memanggil atau meminta petunjuk kepada arwah/roh orang mati, maka sebetulnya setanlah yang datang dan memberi petunjuk. Karena itulah Tuhan melarang hal ini, dan dalam jaman Perjanjian Lama mengancamnya dengan hukuman mati. Karena itu kalau mau minta petunjuk, jangan minta petunjuk kepada arwah/setan melalui jailangkung, permainan cucing, Ouija Board, dan sebagainya, tetapi mintalah petunjuk kepada Tuhan.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, izinkan saya bertanya, berapa banyak bukti di dalam Alkitab sehingga anda mengajarkan bahwa ketika manusia memanggil arwah, setanlah yang datang. Berapa banyak bukti di dalam Alkitab sehingga anda mengajarkan bahwa Allah melarang praktek pemanggilan arwah karena ketika arwah dipanggil, setan yang datang? Berapa banyak bukti di dalam Alkitab sehingga anda mengajarkan bahwa manusia bisa memanggil setan? Berapa banyak bukti di dalam Alkitab sehingga anda mengajarkan bahwa pemanggil arwah sesungguhnya adalah pemanggil setan? Berapa banyak bukti di dalam Alkitab sehingga anda mengajarkan bahwa pemanggil arwah mampu melihat dan ngobrol dengan setan? Berapa banyak bukti di dalam Alkitab sehingga anda mengajarkan bahwa setan bisa menampakkan wujudnya dan ngobrol seenak jidatnya dengan pemanggil arwah? Tidakkah anda kuatir disebut pembual karena mengajarkan hal-hal yang tidak diajarkan Alkitab sebagai kebenaran Alkitab?
Atas dasar apa anda mengajarkan bahwa setan terlibat dalam permainan jailangkung, papan fuji atau cucing dan papan ouija? Apakah Alkitab mengajarkannya? Anda mendapat wahyu baru? Setan memberi tahu anda? Ha ha ha ha …
Ada banyak ‘orang kristen’, yang pada waktu tidak mendapatkan kesembuhan dari penyakit yang diderita, atau jalan keluar dari problem/kesukaran, lalu pergi ke dukun. Jangan lakukan yang seperti ini, karena setan merupakan seorang ‘pedagang ulung’. Ia tidak pernah memberikan sesuatu secara cuma-cuma kepada saudara. Ia bisa memberikan sesuatu yang bersifat jasmani (kesembuhan, kekayaan, jabatan, dsb), tetapi ia pasti akan mengambil sesuatu yang bersifat rohani dan bernilai kekal dari diri saudara!
Berapa banyak bukti di dalam Alkitab sehingga anda mengajarkan bahwa setan melalui dukun-dukun mampu memberikan sesuatu yang bersifat jasmani (kesembuhan, kekayaan, jabatan, dsb) dan mengambil sesuatu yang bersifat rohani dan bernilai kekal dari manusia? Bagaimana membuktikan bahwa kesembuhan itu berasal dari setan? Bagaimana membuktikan bahwa kekayaan itu berasal dari setan? Bagaimana membuktikan bahwa jabatan itu berasal dari setan? Bagimana cara Setan memberikannya? Bagaimana membuktikan bahwa sesuatu yang bersifat rohani dan bernilai kekal sudah diambil setan? Sesuatu yang bersifat rohani dan bernilai kekal yang diambil setan itu apa saja? Bila Alkitab tidak mengajarkan sebaiknya jangan sembarangan mengajarkannya sebagai ajaran Alkitab. Yang harus diajarkan oleh orang Kristen adalah kebenaran Alkitab, bukan omong kosong apalagi dongeng-dongeng kosong.
Adanya nubuat yang tergenapi tak memungkinkan kita menafsirkan bahwa semua ini hanyalah trik/tipu muslihat dari perempuan itu.
Pdt. Budi Asali yang mulia, sadarlah bahwa anda hanya seorang pendeta, sama sekali bukan Tuhan. Silahkan beriman sampai kuda gigit jari namun hal itu tidak akan mengubah kenyataan bahwa anda sama sekali tidak berkuasa untuk menentukan bahwa dukun wanita En-Dor tidak boleh bernubuat dengan tepat karena yang boleh bernubuat dengan tepat hanya setan.
tetapi selanjutnya ada dialog antara Saul dan Samuel, dan kalau kata-kata Samuel ini ditafsirkan sebagai suara perempuan itu yang berbicara dengan suara perut sebagai suatu trik/tipu muslihat, maka kita masih harus berhadapan dengan nubuat yang terbukti kebenarannya, yang tidak mungkin datang dari perempuan itu.
Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, apabila takut kena kutuk bila melihat proses pemanggilan arwah seperti yang dilakukan oleh dukun wanita En-Dor setidaknya carilah literatur yang menjelaskan bagaimana proses demikian berlangsung agar tidak mempermalukan diri dengan pernyataan-pernyataan konyol.
Sejak purbakala, diajarkan dari generasi ke generasi oleh dukun-dukun berbagai suku bangsa dari seluruh penjuru dunia dan ditaati sepenuhnya hingga generasi ini. Hanya orang-orang yang memiliki indera keenam atau yang memiliki ilmu tertentu saja yang mampu melihat makluk-makluk gaib yang tidak kasat mata dan berkomunikasi dengan mereka. Ilmu membuat mata orang awam mampu melihat dan mendengar makluk gaib atau melihat hal-hal gaib tidak kasat mata lainnya hanya ada di dalam dongeng-dongeng dan film-film namun tidak pernah ada di dalam kehidupan nyata para dukun. Beberapa pengkotbah mantan dukun memang bersaksi bahwa mereka memiliki ilmu demikian ketika menjadi dukun. Tentu saja itu hanya omong kosong!
Pdt. Budi Asali yang terhormat, bukankah anda bersaksi waktu kecil diajak ibu ke dukun yang mampu membuat kuku anda menjadi semacam televisi? Izinkan saya bertanya, film apa yang anda saksikan saat itu? Tom and Jerry atau Tarzan? Hanya orang-orang tolol yang pergi ke dukun dengan harapan diberi kesempatan ikut menerawang lewat kuku, daun sirih, air, telur, minyak, bola kristal dan kaca ajaib. Hanya orang-orang tolol pula yang pergi ke dukun pemanggil arwah dengan harapan diberi kesempatan melihat wujud dan mendengar suara arwah.
Semua arwah yang dipanggil dapat melihat dan mendengar orang hidup namun hanya orang-orang dengan indera keenam atau yang memiliki ilmu tertentu saja yang mampu melihat dan mendengar arwah. Nggak ada dukun tolol yang menggunakan suara perut apalagi suara kentut seolah-olah suara arwah. Begitu dukun memberitahu bahwa arwah telah hadir maka pelanggan langsung mengungkapkan isi hatinya karena yakin arwah itu mendengarkan. Dukun akan mengulangi apa yang dikatakan oleh arwah untuk didengar oleh pelanggannya. Itulah kebenaran pemanggilan arwah.
Dari generasi ke generasi hingga Pdt. Budi Asali para Theolog Reformed melakukan kesalahan konyol yang sama. Mereka sama sekali tidak memiliki pengetahuan yang benar tentang dukun pemanggil arwah dan cara kerjanya. Ketika diberitahu bahwa dalam pemanggilan arwah tidak ada arwah atau setan yang terlibat sama sekali karena yang ada hanya sandiwara dan omong kosong, mereka justru menuduh orang memberitahunya konyol dan tolol.
Sejak purbakala hingga generasi ini teknik bualan dukun pemanggil arwah sama sekali tidak pernah berubah. Mereka memulai omong kosongnya dengan pernyataan umum lalu membiarkan pelanggan menafsirkan seenak jidatnya. Berdasarkan tafsiran pelanggannya itulah dia lalu melanjutkan bualannya. Selalu gunakan kalimat-kalimat bersayap dan biarkan pelanggan menafsirkan seenak jidatnya. Lontarkan ancaman-ancaman untuk menakut-nakuti pelanggan agar dia minta dicarikan jalan keluarnya. Lalu beritahu dia jalan keluarnya, bangkitkan semangatnya, hibur dia, beri dia harapan-harapan kosong namun tetap gunakan kalimat-kalimat bersayap dan biarkan dia menafsirkan sendiri seenak jidatnya.
Apabila memperhatikannya dengan seksama, maka anda akan menyimpulkan bahwa kisah Saul dan dukun wanita En-Dor adalah kisah pemanggilan arwah separuh jalan. Setelah dukun itu memperagakan pengetahuannya untuk meyakinkan Saul dia lalu melontarkan ancaman-ancaman untuk menakut-nakutinya. Biasanya, setelah diancam dan ditakut-takuti pelanggan akan bertanya kepada arwah, apa yang harus dilakukan untuk keluar dari masalahnya. Bukankah itulah tujuan utama memanggil arwah? Setelah arwah memberi petunjuk dan menyemangati serta janji-janji untuk memberkati, dia akan pamit pulang sambil membawa puji-pujian dari pelanggannya. Itulah tradisi pemanggilan arwah. Namun hal itu tidak terjadi. Alih-alih minta petunjuk jalan keluar, Saul justru tumbang. Kejadian itu nggak wajar, itu sebabnya dukun wanita itu panik dan ketakutan sehingga lupa jurus-jurus dukunnya. Alih-alih menyemangati dan memberitahu jalan keluar serta memberikan janji-janji kosong kepada Saul sebagai arwah Samuel dia justru membujuk Saul untuk makan dengan menyebut dirinya budak. Ha ha ha ha … Pemanggilan arwah yang gagal total dan tragis namun lucu setengah mati. Ha ha ha ha ha …
Pdt. Budi Asali yang terhormat, tidak ada nubuatan sama sekali karena yang dilakukan oleh dukun itu hanya mengancam dan menakut-nakuti. Saul ketakutan dengan ancaman itu karena dia menafsirkan kalimat-kalimat dukun yang bersayap itu seenak jidatnya. Para Theolog menyimpulkannya sebagai nubuatan yang digenapi karena menafsirkan kalimat-kalimat bersayap itu seenak jidatnya lalu mencari-cari ayat untuk mendukung tafsirannya.
Ketika dilihat orang-orang Israel, yang di seberang lembah dan yang di seberang sungai Yordan, bahwa tentara Israel telah melarikan diri, dan bahwa Saul serta anak-anaknya sudah mati, maka mereka meninggalkan kota-kota mereka lalu melarikan diri juga; kemudian datanglah orang Filistin dan menetap di sana. 1 Samuel 31:7
Abner bin Ner, panglima Saul, telah mengambil Isyboset, anak Saul, dan membawanya ke Mahanaim serta menjadikannya raja atas Gilead, atas orang Asyuri, atas Yizreel, atas Efraim dan atas Benyamin, bahkan atas seluruh Israel. Isyboset bin Saul berumur empat puluh tahun pada waktu ia menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua tahun lamanya. Hanyalah kaum Yehuda yang mengikuti Daud. 2 Samuel 2:8-10
Ketika penduduk Yabesh-Gilead mendengar tentang apa yang telah dilakukan orang Filistin kepada Saul, maka bersiaplah segenap orang gagah perkasa, mereka berjalan terus semalam-malaman, lalu mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya dari tembok kota Bet-Sean. Kemudian pulanglah mereka ke Yabesh dan membakar mayat-mayat itu di sana. Mereka mengambil tulang-tulangnya lalu menguburkannya di bawah pohon tamariska di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. 1 Samuel 31:11-13
Pdt. Budi Asali yang terhormat, nubuat mana yang digenapi? Saul dan ketiga anaknya memang mati pada hari yang sama, namun apakah mereka mati tepat satu hari setelah Saul memanggil arwah? Bukankah anaknya yang bernama Isyboset tidak mati hari itu? Pasukan Saul memang kalah tempur namun bangsa Israel sama sekali tidak kalah perang. Banyak pasukan Saul yang berhasil melarikan diri dan masih banyak orang Israel yang gagah perkasa menyerang. Nubuatan? Nubuatan dari hongkong? Nubuat yang digenapi? Digenapi dari hongkong?
Ketika itu TUHAN membuka mulut keledai itu, sehingga ia berkata kepada Bileam: "Apakah yang kulakukan kepadamu, sampai engkau memukul aku tiga kali?" Bilangan 22:28
Kemudian TUHAN menaruh perkataan ke dalam mulut Bileam dan berfirman: "Kembalilah kepada Balak dan katakanlah demikian." Bilangan 23:5
Alkitab mencatat bahwa Allah pernah menyampaikan firman-Nya melalui seekor keledai. Allah juga pernah menyampaikan firman-Nya melalui dukun yang namanya Bileam. Untuk menjamin bahwa yang diucapkan oleh keledai dan Bileam itu memang benar-benar firman Tuhan, maka Alkitab menyatakannya dengan gamblang seperti yang tercatat dalam kedua ayat tersebut di atas. Apabila Allah memang menyampaikan firman-Nya melalui dukun wanita En-Dor atau melalui arwah Samuel kepada Saul, kenapa Dia tidak memberikan konfirmasi secara gamblang bahwa ucapan dukun itu adalah firman-Nya? Kenapa tidak ada konfirmasi gamblang bahwa arwah Samuel memang menampakkan diri? Kenapa tidak ada konfirmasi gamblang bahwa setan menyamar sebagai arwah Samuel?
Selain membujuk Kristus menyembahnya, Alkitab sama sekali tidak mencatat kisah Iblis membujuk manusia menyembahnya. Para penyesat tidak pernah membujuk manusia untuk menyembah Iblis namun membujuk manusia untuk menyembah berhala. Berhala bukan Iblis. Berhala bukan roh-roh jahat. Berhala adalah berhala. Iblis tidak pernah menjadi berhala juga tidak pernah menyamar menjadi berhala untuk menerima semua penyembahan manusia. Itulah kebenaran yang diajarkan Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Iblis hanya menyamar menjadi malaikat terang.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, bagaimana cara Iblis menawarkan sesuatu kepada manusia? Bagaimana cara Iblis membujuk manusia untuk menyembahnya? Dia pernah menawarkan sesuatu kepada anda dan membujuk anda menyembahnya? Anggaplah anda benar, lalu bagaimana cara untuk memastikan bahwa yang menawarkan sesuatu sebagai balasan menyembahnya itu memang Iblis, bukan kutu kupret? Apakah anda juga menggunakan jurus membedakan roh seperti yang diajarkan oleh para pengkotbah alam roh tolol itu? Jurus membedakan roh … Ho ho ho ho … Ini rohaya itu rohaye, ini rohana itu rohani, ini Roh Tae-woo itu Roh Te-a ini rohoho itu rohaha, roh dari hongkongnya mana? Emangnya Naruto?
Sulap dan Iblis
Sulap adalah ilmu dan seni melakukan hal-hal gaib yang tidak ajaib. Pesulap melakukannya untuk menghibur, dukun melakukannya untuk menipu sementara pengkotbah mengajarkannya sebagai kekuatan setan untuk mencuri kebajikan.
Sejak purbakala banyak orang yang mempertontonkan kemampuannya melakukan hal-hal gaib yang tidak ajaib agar dianggap orang sakti. Di dalam gereja banyak pengkotbah takbertanggungjawab yang malas belajar namun ingin dihormati sebagai pengkotbah hebat. Alih-alih mengajarkan firman Tuhan mereka justru menceritakan dongeng-dongeng tentang kesaktian para dukun dan alam gaib. Karena sejak kecil otaknya sudah dijejali dengan dongeng dan tahyul oleh orang-orang dewasa, maka umumnya jemaat mudah sekali terbujuk untuk mempercayainya sebagai kisah nyata.
Guru berkata, “You, kuberitahu apa itu tahu. Bila tahu katakan tahu, bila tidak tahu katakan tidak tahu, itulah tahu.” Lunyu 2:17 - Weizheng
Pdt. Budi Asali yang terhormat, ketika melihat dukun menipu masyarakat dengan melakukan hal-hal gaib yang tidak ajaib, kita harus membongkar kedok mereka. Apabila tidak mampu membongkar kedok para dukun kita harus belajar, bukannya berlaku bebal dengan sembarangan menuduh mereka memiliki kesaktian dari Iblis.
Pdt. Budi Asali mengajarkan: Kepercayaan pada hal-hal yang berhubungan dengan kuasa gelap adalah okultisme. Mempraktekan hal-hal yang berhubungan dengan kuasa gelap adalah okultisme. Mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kuasa gelap adalah okultisme.
Izinkan saya bertanya, apa yang anda maksudkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan kuasa gelap? Apa pula yang anda maksudkan dengan kuasa gelap? Apakah kuasa gelap yang anda maksudkan adalah kuasa Setan? Adakah kuasa gelap selain dari Setan? Bagaimana dengan penyembahan berhala alias dewa-dewi? Bagaimana cara anda memastikan bahwa ini adalah kuasa gelap dan itu bukan kuasa gelap?
Segala sesuatu yang gaib/supranatural hanya mempunyai 2 kemungkinan: dari Tuhan atau dari setan.
Tadinya saya menyangka anda menarik kesimpulan tersebut di atas berdasarkan firman Iblis yang tercatat di dalam Matius 4:8-9 dan Lukas 4:6-7 karena anda menggunakan kisah tersebut untuk mengajarkan bahwa Iblis menawarkan sesuatu guna membujuk manusia menyembahnya. Namun ternyata anda memiliki alasan lainnya yaitu:
Setan asalnya malaikat, dan pada waktu jatuh ia hanya kehilangan kesucian, tetapi tidak kepandaian dan kekuatannya. Jadi dalam kekuatan ia tetap setara dengan malaikat. Dan malaikat jelas bisa melakukan hal-hal gaib. Jadi, setan juga bisa.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, anggap saja anda benar. Apabila Iblis dan malaikat sama-sama bisa melakukan hal-hal gaib, kenapa anda hanya mengajarkan bahwa hal-hal gaib hanya berasal dari Tuhan atau dari Setan? Kenapa tidak ada hal-hal gaib yang berasal dari malaikat? Apakah anda menarik kesimpulan demikian karena Alkitab tidak mencatat kisah-kisah malaikat melakukan hal gaib? Adakah ayat-ayat Alkitab yang mencatat kisah malaikat melakukan hal-hal gaib? Apabila Alkitab tidak mencatat kisah malaikat melakukan hal-hal gaib, lalu bagaimana cara anda mengetahui bahwa malaikat mampu melakukan hal-hal gaib? Apabila Alkitab mencatat kisah malaikat melakukan hal-hal gaib, lalu kenapa anda mengajarkan bahwa tidak ada hal-hal gaib yang berasal dari malaikat? Apakah anda menarik kesimpulan karena pemikiran berikut ini? Walaupun bisa melakukan hal-hal gaib namun semua yang dilakukan oleh malaikat tidak pernah dilakukannya atas inisiatif dan kreatifitas sendiri. Segala yang dilakukan malaikat tepat 100% sesuai perintah Allah. Itukah sebabnya dikatakan tidak ada hal-hal gaib dari malaikat?
Bapak pendeta yang mulia, izinkan saya bertanya, dari mana anda tahu bahwa Iblis bisa melakukan hal-hal gaib seenak jidatnya?
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. Yohanes 8:44
Karena Iblis berdusta atas kehendaknya sendiri, itu berarti dia juga melakukan hal-hal gaib atas kehendaknya sendiri. Pendeta yang terhormat, saya sama sekali tidak bertanya tentang inisiatif untuk melakukan hal-hal gaib namun menanyakan, apakah Iblis bisa melakukan hal-hal gaib seenak jidatnya? Bukankah anda percaya bahwa Iblis hanya bisa melakukan hal-hal gaib seizin Tuhan. Karena melakukan hal-hal gaib untuk mematuhi perintah Tuhan maka anda menyebut hal-hal gaib yang dilakukan oleh malaikat berasal dari Tuhan. Walaupun melakukan hal-hal gaib atas izin Tuhan, kenapa anda tidak menyebut hal-hal gaib yang dilakukan oleh Setan berasal dari Tuhan?
Alkitab mencatat kisah Iblis menggoda Hawa melalui seekor ular. Tidak ada salahnya meyakini bahwa Iblis mampu melakukan hal gaib, membuat seekor ular berbicara bahasa manusia. Kenapa setelah taman Eden tidak ada lagi kisah Iblis membuat binatang berbicara bahasa manusia? Apabila Iblis mampu melakukannya, kenapa dia tidak mengulangi kesuksesannya? Kenapa setelah taman Eden, Alkitab sama sekali tidak mencatat kisah Iblis ngobrol dengan manusia? Kenapa selain Yesus Kristus tidak ada manusia lain yang ngobrol dengan Iblis? Alkitab mencatat, satu-satunya cara roh jahat ngobrol dengan manusia adalah melalui manusia yang dirasukinya.
Roh Kudus membimbing para rasul mencatat beberapa kisah kerasukan roh jahat dengan gamblang agar kita bisa belajar dari kisah-kisah tersebut. Apakah anda sudah mempelajarinya dengan seksama? Apakah anda sudah mempelajarinya dengan cara yang benar? Apakah anda sudah memahaminya dengan benar?
Semua yang kerasukan kehilangan kesadarannya. Semua yang kerasukan nggak waras sama sekali. Semua yang kerasukan nggak bisa mengurus dirinya sendiri. Nggak ada yang kerasukan lalu mengajar. Nggak ada yang kerasukan lalu menjadi pinter. Nggak ada yang kerasukan lalu menyembuhkan orang. Nggak ada yang kerasukan lalu membantu menyelesaikan masalah orang lain. Nggak ada yang kerasukan lalu menjadi sakti mandraguna.
Dengan memahami ajaran Alkitab demikian, bukankah kita bertindak tolol ketika menuduh orang-orang yang mengaku dirinya menjadi sakti mandraguna karena dirasuki dewa-dewi sebagai orang yang dirasuki setan?
Meramal
Secara naluri manusia selalu kuatir menghadapi masa depannya dan kuatir dirinya berbuat salah. Perasaan kuatir itulah yang mendorongnya mencari cara untuk mengetahui masa depannya dan mengetahui tindakan yang benar. Ilmu meramal lahir dari kebutuhan demikian. Ilmu meramal yang paling tua dan sederhana adalah membuang undi. Seiring waktu berlalu lahirlah teknik-teknik meramal yang semakin rumit namun dianggap lebih akurat. Berikut ini adalah beberapa teknik atau ilmu meramal.
Cartomancy – Meramal Dengan Kartu
Teknik meramal dengan kartu yang paling terkenal adalah Tarot. Masing-masing kartu yang digunakan untuk meramal memiliki arti sendiri. Meramal dengan kartu dapat dilakukan dengan dua cara: Pertama, pelanggan meditasi lalu mengocok kartu. Susunan kartu hasil kocokannya adalah gambaran nasibnya. Kedua, dukun kartu mewawancarai pelanggan lalu membuka kartu untuk melihat pertandanya.
Palmistry - Meramal Dengan Membaca Garis Tangan
Guamia adalah kata dalam bahasa hokian yang artinya melihat nasib. Di dalam kebudayaan Tionghua ada banyak sekali teknik guamia. Teknik menilik nasib dengan melihat garis tangan namanya shouxiang bukan guamia. Hingga saat ini, menilik nasib melalui garis tangan sama sekali tidak populer di kalangan orang Tionghua Indonesia, itu sebabnya kata guamia jarang sekali dipahami sebagai shouxiang.
Menilik nasib melalui garis tangan sangat mudah. Hanya perlu mencocokkan garis tangan seseorang dengan gambar lalu membaca artinya.
Guamia
Ketika orang-orang Tionghua mengatakan guamia, umumnya yang mereka maksudkan adalah menilik nasib dengan teknik pekji atau baji (delapan huruf). Delapan huruf baji berisi informasi nama dan waktu (jam, tanggal, bulan dan tahun) lahir dari orang yang akan diramal. Data diri tersebut lalu dihubungkan dengan empat pilar nasib (tahun, bulan, tanggal dan jam), dua puluh delapan konstelasi bintang, lima elemen (besi, kayu, air, api dan tanah) dan dua unsur (yin yang).
Ada manusia yang dilahirkan sebagai orang beruntung, ada yang dilahirkan sebagai orang kurang beruntung dan ada yang dilahirkan sebagai orang malang. Ada yang lahir dengan otak cerdas ada yang lahir dengan otak pas-pasan ada pula yang lahir dengan otak bodoh. Ada yang sabar ada yang mudah tersinggung ada pula yang pemarah. Segala sesuatu mendatangkan akibat yang berbeda pada seseorang. Yang mendatangkan kemalangan disebut ciong atau naas sementara yang mengakibatkan keberuntungan disebut hok atau berkat.
Menurut ilmu pekji jalan hidup manusia sudah tertulis dan tercermin dari nama dan waktu lahirnya. Suhu pekji mampu membantu menghitung dan mendeteksi jalan hidup seseorang. Walaupun lahir sebagai orang malang, namun bila pandai menjalani hidup dengan menghindari hal-hal naas dan memanfaatkan hal-hal berkat maka seseorang akan menjalani hidup bahagia dan berkelimpahan.
Horoscope
Ilmu ramalan bintang atau horoscope mengajarkan bahwa karakter manusia dan perjalanan hidupnya dipengaruhi oleh 12 rasi bintang. Meramal dengan horoscope sangat mudah karena hanya perlu menanyakan tanggal lahir seseorang lalu membaca buku manualnya.
Budi Asali Sok Tahu
Kalau saudara menyerahkan tangan saudara untuk diramal, maka saudara dijadikan medium occultisme.
Pdt. Budi Asali yang terhormat apakah yang anda maksudkan dengan medium okultisme adalah perantara kuasa Setan? Setelah menyerahkan tangan untuk diramal, lalu saya menjadi perantara kuasa iblis dengan siapa? Dengan anda atau dengan Allah? Ha ha ha ... Apakah anda sedang mengajarkan bahwa saya akan menjadi perantara Iblis untuk menguasai istri dan anak cucu saya? Dari bagian Alkitab yang mana anda mencuil ajaran demikian? Wah ... wah wah ... Jangan-jangan anda mendapat wahyu baru?
Saya pernah mendengar cerita tentang seorang ibu yang diramal oleh seorang tukang guamia bahwa suaminya bakal pergi jauh. Setelah selesai meramal, tukang guamia itu tidak mau dibayar, dan 6 bulan kemudian tukang guamia itu datang kembali dan menanyakan apakah ramalannya betul atau tidak. Ibu itu lalu menjawab: ‘Ya ramalanmu benar, karena suamiku meninggal dunia’. Pada waktu meramal, tukang guamia itu sudah tahu akan hal itu dan karenanya ia tak mau dibayar.
Haiya ... ! Baru mendengar satu kisah ramalan yang tepat anda langsung menarik kesimpulan bahwa suhu itu mampu mengetahui masa depan orang? Kenapa tidak menarik kesimpulan bahwa dia pembual karena hanya ada satu ramalannya yang benar? Ha ha ha ...
Sekalipun ini omong kosong, setan bisa ikut campur dalam peramalan sehingga menjadi betul dan lalu dipercaya.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, dari cuilan ayat Alkitab mana anda tahu bahwa setan ikut campur dalam peramalan yang omong kosong sehingga menjadi betul? Anda bernubuat?
Untuk menjadi peramal anda tidak perlu membaca mantera, bertapa dan puasa apalagi menyembah Iblis. Yang anda perlukan hanya menghafal buku manualnya. Ketika meramal nasib seseorang anda juga tidak perlu membaca mantera, bertapa dan puasa apalagi bertanya kepada Iblis. Anda hanya perlu mengucapkan isi buku manual yang sudah dihafal. Hanya mantan peramal yang masuk Kristen saja yang nekad membual bahwa mereka meramal dengan menggunakan mantera dan kuasa Setan. Hanya pengkotbah-pengkotbah tolol yang nekad mengajarkan bahwa meramalkan nasib berarti memberi kuasa kepada Iblis untuk menentukan jalan hidup manusia. Apabila manusia tidak berkuasa menghitamkan atau memutihkan rambutnya, lalu dengan kuasa dari mana dia memberi kuasa kepada Iblis untuk menentukan jalan hidupnya? Kuasa dari hongkong?
Bukankah Alkitab mengajarkan bahwa ramalan para dukun adalah dusta? Bukankah hanya orang-orang tolol yang percaya pada dusta? Pdt. Budi Asali yang terhormat, bukankah seharusnya anda mengajarkan bahwa Allah benci para peramal karena mereka adalah penipu dan Allah benci orang yang mencari ramalan karena mereka adalah orang-orang yang kekeh jumekeh berlaku tolol? Omong kosong tentang kuasa setan dibalik ramalan selain bertentangan dengan ajaran Alkitab juga membuat orang yang mengajarkannya nampak konyol.
Mengundang Roh Merasuki Benda
Catatan tertua tentang pemanggilan arwah untuk merasuki benda-benda ditemukan di Tiongkok, tahunnya menunjukkan masa 1100 SM. Itulah yang disebut fuji atau cucing. Papan ouija baru muncul di Eropah dan Amerika akhir tahun 1800-an. Tidak ada catatan pasti tentang kapan jailangkung mulai dimainkan di Indonesia maupun Malaysia. Banyak ahli yang menduga bahwa permainan itu di bawa oleh orang-orang Tionghua yang merantau ke Indonesia dan Malaysia. Jailangkung sama sekali tidak digunakan sebagai sarana untuk bertanya kepada arwah atau roh gentayangan. Arwah dan roh gentayangan diyakini tidak memiliki kekuasaan dan kesaktian tinggi, di samping itu berurusan dengan roh-roh tidak dikenal juga dianggap berbahaya. Jailangkung umumnya hanya dimainkan oleh anak-anak dan remaja saat bulan purnama.
Sulap adalah ilmu dan seni melakukan hal-hal ajaib yang tidak ajaib. Pesulap melakukannya untuk menghibur, dukun melakukannya untuk menipu sementara pengkotbah alam roh mengajarkannya sebagai kekuatan setan untuk mencuri kebajikan.
Pendulum
Pendulum adalah bandul yang bergantung pada seutas tali atau rantai. Apabila anda memegang ujung tali atau rantainya maka pendulum akan bergoyang:
- Maju mundur
- Kiri kanan
- Memutar ke kanan
- Memutar ke kiri
Selain mencari orang dan barang hilang serta mendeteksi penyakit pendulum juga digunakan untuk mencari mata air dan sumber minyak. Dukun pendulum menganggap dirinya memiliki kesaktian karena walaupun tangannya yang memegang pendulum diam, namun pendulumnya bergoyang sendiri. Pendulum dianggap kemampuan supranatural, bukan cara bertanya kepada arwah atau roh. Itu sebabnya pendulum tidak melibatkan mantera maupun roh.
Sebelum meramal, dukun pendulum akan membuat kesepakatan dengan pelanggan dan pendulumnya:
- Maju mundur = ya
- Kiri kanan = tidak
- Memutar ke kanan = mungkin
- Memutar ke kiri = tidak tahu
Berdasarkan kesepakan itulah dukun pendulum lalu melontarkan pertanyaan-pertanyaan dan menunggu jawaban pendulum. Pendulum harus dipegang tidak boleh digantungkan pada benda mati. Pendulum tidak akan bergerak bila tidak dipegang dengan tangan.
Jailangkung
Permainan Jailangkung umumnya dilakukan dengan medium orang-orangan atau keranjang belanja yang dipegang oleh dua orang atau lebih. Jailangkung diberi tangan kayu yang panjang untuk menulis. Roh jailangkung diundang melalui pembacaan mantera pemanggil arwah. Setelah dirasuki, jailangkung akan menjawab pertanyaan dengan menuliskan jawabannya atau memilih huruf-huruf yang sudah disediakan. Semua orang yang memegang jailangkung akan mengaku bahwa dirinya hanya bergerak mengikuti gerakan jailangkung.
Bambu Gila
Di Ternate ada sebuah permainan jailangkung yang terkenal hingga manca negara dengan nama Bambu Gila. Tujuh orang dewasa berdiri berjajar saling beradu bahu sambil merentangkan kedua tangannya ke depan seolah menopang nampan setinggi dada. Sebatang bambu yang panjangnya tiga meter lalu ditaruh di atas tangan ketujuh orang tersebut untuk dipeluk erat-erat ke dada. Pawang bambu gila lalu membaca mantera untuk mengundang roh gentayangan merasuki bambu sambil mengasapi bambu dan ketujuh orang tersebut dengan kemenyan. Ketika roh merasuk bambu gila akan mengamuk sehingga ketujuh orang yang memegangnya akan pontang-panting menahan gerakannya.
Fuji dan Ouija
Prinsip permainan Fuji (cucing) dan Ouija sama. Keduanya terdiri dari dua bagian yaitu: Papan dengan huruf dan angka serta penunjuk yaitu sebuah alat yang diletakkan di atas papan dan dapat digeser untuk menunjuk huruf dan angka.
Permainan fuji dan ouija umumnya dilakukan dengan mengundang roh gentayangan untuk merasukinya atau meminta roh yang mendiami papan fuji dan ouija tersebut menjawab pertanyaan. Permainan dilakukan dengan dua atau lebih orang meletakkan jarinya di atas penunjuk kemudian pawang melontarkan pertanyaan-pertanyaan. Penunjuk akan bergeser menunjuk huruf atau angka guna menjawab pertanyaan, umumnya dengan jawaban "ya" atau "tidak" namun bisa juga dalam bentuk kalimat pendek.
Ideomotor effect
Pdt. Budi Asali yang terhormat, izinkan saya bertanya, berapa banyak bukti yang anda temukan di Alkitab yang mengajarkan bahwa Setan terlibat di dalam permainan pendulum, jailangkung, fuji (cucing) dan ouija? Adakah ayat Alkitab yang mengajarkan bahwa pendulum goyang karena setan menggoyangnya? Jailangkung menulis karena setan menggerakkannya? Penunjuk fuji dan ouija memilih huruf karena setan menggerakkannya? Bila tidak ada, lalu atas dasar apa anda menyimpulkan demikian? Apakah anda mendapat wahyu dari Tuhan atau setan memberitahu anda hal demikian?
Walaupun banyak orang menggunakan Pendulum, jailangkung, bambu gila, papan Ouija dan Fuji (cucing) untuk bertanya kepada arwah dan dewa-dewi, namun tidak ada roh yang terlibat sama sekali. Walaupun membakar kemenyan dan membaca mantera untuk memanggil arwah atau roh gentayangan, namun sama sekali tidak ada roh yang terlibat di dalam kelima permainan tersebut. Tanpa dipegang, pendulum tidak akan bergoyang. Tanpa dipegang jailangkung tidak akan menulis, tanpa dipeluk bambu gila tidak akan mengamuk, tanpa jemari yang menekan penunjuk ouija dan Fuji tidak akan memilih huruf dan angka. Apabila ada roh yang terlibat dan roh itu mampu menggerakkan benda-benda yang dipegang manusia itu, kenapa dia tidak mampu menggerakkan benda-benda tersebut tanpa melibatkan tangan manusia?
Anda terlalu naif karena menyangka teman kos anda memiliki kekuatan telekinesis yang mampu dia salurkan lewat matanya untuk memadamkan lilin. Anda juga terlalu lugu karena menyangka Tuhan mengabulkan doa anda sehingga lilin itu tidak padam. Mutu sebuah lilin ditentukan oleh kualitas sumbunya. Lilin yang kualitas sumbunya jelek nyala apinya tidak stabil. Ketika membakar bagian sumbu yang jelek api lilin akan mengecil, dalam kondisi demikian, hembusan angin kecil sekalipun akan memadamkannya. Kenapa anda tidak membeli lilin kualitas rendah seperti yang digunakan teman kos anda lalu menyalakannya di kamar dan mengamatinya? Bapak pendeta yang mulia, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat karena merusak kayakinan anda selama bertahun-tahun. Ha ha ha ha ha ... Maafkan saya ngakak. Benar-benar lucu sekali membayangkan anda bersaksi tentang "lilin teman kos" dengan berapi-api dari atas mimbar sementara jemaat berkali-kali mendesiskan kata "Amin" dan "Halleluyah" karena merasa diberkati kesaksian anda. Ha ha ha ha ha ... Okultisme. Okultisme dari hongkong?
Pdt. Budi Asali yang terhormat, anggaplah anda benar, teman anda punya telekinesis dan lilin tersebut tidak padam karena Tuhan menjawab doa anda. Bagaimana bila anda mengundang semua pengkotbah top di dunia dan semua orang Kristen di dunia untuk berdoa (Silahkan berdoa dalam bahasa roh bila mau) dan menengking roh jahat dalam nama Yesus ketika saya mempertontonkan bambu gila? Saya tidak akan membakar kemenyan apalagi membaca mantera pemanggil roh. Anda boleh menyediakan bambunya sendiri bahkan menggantinya dengan paralon bila mau. Anda juga boleh kekepin bambu atau paralon itu selama 40 hari 40 malam sambil berdoa dan puasa bila merasa perlu. Bila Bambu Gila melibatkan kuasa Iblis, bukankah dia akan lari terkaing-kaing karena doa dan tengking orang Kristen? Bambu Gila akan tetap mengamuk karena itu hanya sebuah permainan tanpa melibatkan roh jahat sama sekali dan tidak ada hal gaib di dalamnya.
Ideomotor effect adalah gejala psikologi di mana seseorang membuat gerakan tanpa menyadarinya.
Itulah yang terjadi dalam permainan pendulum, jailangkung, papan ouija dan fuji serta bambu gila. Tidak ada roh yang merasuk sama sekali, tidak ada kekuatan gaib sama sekali. Walaupun nampak gaib namun sama sekali ajaib karena yang ada hanya ideomotor effect. Anda tidak membutuhkan roh gentayangan karena yang diperlukan hanya memicu ideomotor effect orang-orang yang terlibat permainan itu.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, lepas cincin kawin anda lalu pinjam kalung istri anda untuk menjadi talinya. Mintalah istri anda untuk memegang rantai pendulum sementara anda berdoa, sampai mulut anda berbusah bila perlu, agar pendulum itu diam. Pendulum itu akan bergerak walaupun tangan yang memegangnya diam. Itulah yang disebut Ideomotor effect.
Hipnotis
Di dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat mempercayai hipnotis sebagai kemampuan gaib untuk membuat seseorang tidak sadar sehingga dapat dikendalikan sepenuhnya. Orang yang terhipnotis kehilangan kesadarannya sehingga ada di bawah kendali penghipnotisnya. Kenapa masyarakat meyakini hal demikian? Karena itulah yang digembar-gemborkan film-film, novel-novel, tulisan-tulisan di mas media dan bualan para dukun dan pengkotbah alam roh dan diperagakan oleh para pesulap.
Hipnotis adalah membuat atau menyebabkan seseorang berada dalam keadaan hipnosis. Hipnosis adalah keadaan seperti tidur karena sugesti, yang pada taraf permulaan orang itu berada di bawah pengaruh orang yang memberikan sugestinya, tetapi pada taraf berikutnya menjadi tidak sadar sama sekali. Itulah definisi hipnotis dan hipnosis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Pada tanggal 13 November 1841 Charles Lafontaine mengadakan pertunjukkan hipnotis yang saat itu dikenal dengan nama Mesmerism di Manchester. Pertunjukkan itu memicu rasa ingin tahu dokter ahli bedah James Braid untuk menyelidikinya. Untuk menjelaskan hasil pelitiannya secara ilmiah dr. James Braid lalu menggunakan kata Hipnosis atau neuro-hypnotism atau sleep of the nervous system atau tertidurnya sistem saraf untuk mendefinisikan kondisi orang yang terhipnosis. Hipnosis sendiri berasal dari kata Yunani Hipnos, artinya tidur.
Hipnosis adalah kondisi di mana fungsi analisa logis pikiran seseorang tereduksi rendah sekali. Walaupun ada di dalam kondisi sadar namun kewaspadaan dan kesiagaan serta kemampuan analisa logisnya sangat lemah. Itu sebabnya orang dalam kondisi hipnosis mudah dipengaruhi dan dibujuk untuk melakukan sesuatu tanpa kemampuan untuk mempertimbangkan akibat prilakunya. Bahkan pada tingkat tertentu orang-orang yang ada dalam kondisi hipnosis walaupun ada di dalam kondisi sadar, merasa kehilangan kesadarannya sama sekali.
Orang yang sedang melamun ada di dalam hipnosis. Orang yang berusaha untuk tidur walaupun nggak ngantuk sedang berusaha memasuki hipnosis. Ketika hendak tidur kita memasuki hipnosis. Ketika duduk lalu memejamkan mata dan memperlambat nafas serta berusaha santai, anda sedang memasuki hipnosis. Ketika melakukan meditasi dan berhenti berpikir, anda sedang memasuki hipnosis.
Hipnotis Dalam Sulap
Salah satu pertunjukkan hipnotis yang disukai penonton adalah ketika seorang pesulap menghipnotis asistennya hingga tertidur lelap lalu memerintah dia melayang di udara. Pertunjukkan yang lainnya adalah memasukan tubuh asistennya ke dalam kotak lalu menusukinya dengan pedang bahkan memotongnya hingga terpisah. Pertunjukan yang lainnya, adalah menyuruh asistennya berjalan di atas bara api atau hancuran beling.
Asisten adalah orang yang dibayar untuk membantu pesulap menyukseskan trik-trik sulapnya. Ketika asisten terlibat di dalam pertunjukkan sulap hipnotis, sebenarnya tidak ada hipnotis sama sekali. Di dalam pertunjukkan mengambang di udara, ditusuk-tusuk dengan pedang, dipotong jadi dua, pesulap membutuhkan kelenturan dan kekuatan tubuh asistennya. Membiarkannya dalam kondisi hipnosis adalah tindakan tolol yang berbahaya.
Sebagian pesulap mengembangkan pertunjukkan hipnotis yang lebih interaktif dengan mengundang beberapa sukarelawan dari antara penonton untuk dihipnotis dan disuruh melakukan hal-hal konyol guna memancing gelak tawa.
Umumnya para penonton menyangka bahwa para sukarelawan dalam pertunjukkan hipnotis adalah orang-orang yang dipilih secara acak. Pandangan demikian salah total. Para sukarelawan di dalam pertunjukan hipnotis dipilih dan diuji secara seksama. Sebelum tampil, mereka harus melakukan gladi resik. Itulah kenyataan dunia pertunjukkan dari generasi ke generasi. Semuanya serba terencana dan terkendali. Ketika seseorang menawarkan diri untuk menjadi sukarelawan, dia ingin ikut menyukseskan acara tersebut sambil mendapatkan peluang tampil di panggung atau televisi bahkan sedikit uang balas jasa. Itu sebabnya dia berusaha tampil sebaik mungkin sesuai petunjuk. Walaupun nampak dipilih secara acak, namun sesungguhnya para sukarelawan dipilih sesuai prosedur yang terencana.
Apakah para sukarelawan pertunjukkan hipnotis hanya main sandiwara? Tidak! Sandiwara akan membuat tontonan hipnotis menjadi kaku dan konyol. Keasykan tontonan hipnotis yang melibatkan penonton adalah kepolosan prilaku sukarelawannya. Pesulap sama sekali tidak membutuhkan sandiwara dari para sukarelawan karena yang dia perlukan adalah sukarelawan yang mau dibujuk untuk hipnosis dan mudah serta cepat memasuki hipnosis. Sekali seorang sukarelawan memasuki hipnosis, tidak sulit untuk memandunya melakukan hal-hal konyol.
Hipnotis Dalam Konseling
Hipnotis dalam konseling disebut hipnoterapi. Umumnya digunakan untuk membantu pasien melepaskan diri dari luka batin, phobia, kecanduan dan hilang ingatan atau amnesia.
Agar merasa nyaman dan aman, pasien hipnoterapi umumnya dipersilahkan duduk di bangku yang nyaman dalam ruangan yang nyaman pula. Pertama-tama dia akan dibujuk untuk menutup matanya, mengatur nafasnya dan berusaha merasa santai. Selanjutnya dia akan dibujuk untuk membayangkan hal-hal yang indah dan menyenangkan serta merasakan kembali perasaan-perasaan indah yang pernah dialaminya. Tujuan utama Terapis adalah membujuk pasien untuk mereduksi fungsi analisa logis pikirannya dengan sukarela. Umumnya pasien akan mematuhi karena dia ingin disembuhkan dengan cara demikian. Mustahil Terapis mengendalikan bila pasien tidak menaklukkan diri dengan sukarela. Setelah pasien ada di dalam kondisi hipnosis, Terapis pun mulai menyuntikkan doktrin-doktrin.
Hipnotis Dalam Kerasukan Dewa-Dewi
Sebagian orang Tionghua percaya bahwa sebagian dewa-dewi dapat dimintai tolong untuk memberi nasehat jitu bahkan menunjukkan nomor togel yang akan dibuka dengan jitu. Mereka juga dapat dimintai tolong untuk menulis jimat guna menjaga keselamatan, memberkati usaha, menyembuhkan penyakit dan mengusir roh jahat. tongzi di dalam bahasa hokian disebut tangki artinya perjaka adalah gelar bagi seseorang yang memiliki tulang dewa atau bakat untuk dirasuki oleh dewa-dewi. Kondisi ketika dirasuki dewa-dewi namanya loktang. Pekerjaan dirasuki dewa-dewi namanya tiaotang.
Ketika loktang seorang tangki umumnya menunjukkan kesaktian dewa yang bersangkutan, dengan mengiris-iris tubuhnya dengan pedang tanpa terluka, menghajar dada dan punggungnya dengan bola paku tanpa terluka, menduduki bola paku tanpa terluka. Demontrasi demikian untuk menunjukkan bahwa tubuh dewa adalah tubuh berlian yang tidak bisa terluka. Di samping itu dia juga akan menunjukkan bahwa tubuh dewa adalah tubuh emas yang tidak mempan dibakar. Caranya dengan meraup hio (dupa) dari hiolo (tempat dupa) lalu memukul-mukul tubuhnya dengan bagian hio yang menyala.
Walaupun tidak diakui bahkan mungkin tidak disadari sama sekali, namun tradisi jiangshen atau mengundang dewa turun itu sangat mempengaruhi Kekristenan generasi ini. Nampaknya, Pdt. Budi Asali termasuk salah satu Theolog yang menyangkal ajaran Alkitab bahwa berhala tidak memiliki roh dengan mempercayai doktrin bahwa ketika manusia menyembah berhala, dia sedang menyembah Setan yang menyamar sebagai dewa-dewi yang dilambangkan oleh berhala tersebut. Itu sebabnya penyembah berhala adalah penyembah setan dan ada di bawah kuasa setan. Saya menyebut mereka Theolog setan menyamar. Umumnya, mereka menggunakan tradisi jiangshen sebagai bukti tidak terbantah kebenaran doktrin setan menyamar menjadi dewa-dewi yang disembah.
Alkitab adalah standard kebenaran Kristen. Apabila yang diajarkan Alkitab nampak bertentangan dengan fakta sehari-hari, yang harus kita lakukan bukan menyangkalinya dengan mendirikan doktrin baru namun berusaha memahaminya dengan lebih baik lagi. Kita sudah mempelajari apa yang Alkitab ajarkan tentang orang-orang yang kerasukan. Anggap saja para Theolog setan menyamar benar, dewa-dewi adalah Setan yang menyamar, dirasuki dewa-dewi artinya dirasuki setan. Karena kerasukan setan maka tangki menjadi bijaksana dan sakti mandraguna. Kenyataan tersebut bertentangan dengan ajaran Alkitab karena Alkitab dengan gamblang mengajarkan bahwa orang yang kerasukan nggak ada yang waras apalagi menjadi cerdas dan bijaksana. Apabila kita menjadikan Alkitab sebagai standard kebenaran, maka kita harus meyakin bahwa tidak ada setan yang terlibat sama sekali ketika seorang tangki loktang atau kerasukkan.
Seorang tangki yang loktang sebenarnya adalah seseorang yang ada di dalam kondisi hipnosis. Walupun membaca mantera mengundang dewa namun tidak ada roh yang terlibat sama sekali. Hal itu nampak dari beberapa fakta berikut ini. Dewa yang sama di berbagai daerah yang berbeda menunjukkan prilaku yang berbeda ketika loktang. Dewa yang sama, dengan patung yang sama, di klenteng yang sama, dipanggil dengan mantera yang sama oleh orang yang sama ketika loktang pada tangki yang belum pernah melihat prilaku dewa tersebut ketika loktang akan menunjukkan perilaku yang berbeda dari biasanya. Unjuk kesaktian tangki ketika loktang tidak terjadi secara otomatis namun dipelajari dari tangki senior bahkan pelajaran dan pelatihan itu terjadi ketika dalam kondisi sadar spenuhnya.
Loktang adalah swahipnotis oleh tangki atas dirinya sendiri, bukan kerasukan roh dewa-dewi.
Tenaga Dalam
Di dalam dongeng silat diceritakan tentang sebuah titik yang letaknya 3 jari di bawah pusar, itulah tan tian, titik pusat tenaga dalam. Dari titik tersebut tenaga dalam dapat dialirkan ke seluruh tubuh bahkan ke luar tubuh. Selain digunakan sebagai perisai untuk melindungi tubuh dari pukulan, bacokan maupun tusukan, tenaga dalam dapat pula digunakan untuk mengobati jaringan tubuh yang terluka. Tenaga dalam dapat disalurkan ke orang lain baik untuk mengobati jaringan yang luka maupun menambah kekuatan tenaga dalam orang tersebut. Tenaga dalam juga dapat digunakan untuk menyedot tenaga dalam orang lain. Orang yang tenaga dalamnya tersedot akan menjadi lemas, bahkan kehilangan tenaga dalamnya secara permanen. Tenaga dalam dapat disalurkan ke dalam benda-benda mati. Sebutir nasi yang telah dialiri tenaga dalam dapat disentil untuk melobangi tembok. Sehelai benang yang telah dialiri tenaga dalam dapat digunakan untuk melobangi baja. Tenaga dalam juga dapat dilontarkan untuk menghajar lawan bahkan menghancurkan benda-benda padat dari jarak jauh. Walaupun hanya dongeng silat, namun umumnya masyarakat memahami tenaga dalam dengan konsep demikian.
Di dalam ilmu pengobatan Tionghua, diajarkan, selain darah yang mengalir melalui pembuluh darah dan signal otak (neurotransmitters) yang mengalir melalui saraf, ada pula Qi (energi) yang mengalir melalui Jungluo atau meridian. Walaupun Qi dan meridian tidak kasat mata dan hingga saat ini belum ada alat yang bisa digunakan untuk mendeteksinya, namun, para ahli pengobatan Tionghua dapat membuktikannya secara ilmiah. Pembuluh darah bermula dari jantung sementara meridian bermula dari tantian. Sama seperti pembuluh darah, meridian juga memiliki titik-titik persimpangan dan bisa mengalami penyumbatan. Apabila Qi mengalir dengan lancar maka tubuh ada dalam kondisi harmonis atau sehat. Apabila aliran Qi tidak lancar, maka tubuh akan mengalami gangguan kesehatan. Ilmu tusuk jarum adalah bukti tentang keberadaan Qi dan jungluo. Tusuk jarum berguna untuk merangsang meridian guna melancarkan aliran Qi di dalam tubuh. Di dalam ilmu beladiri diri Tionghua, Qi itulah yang disebut tenaga dalam.
Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: "Siapa yang menjamah jubah-Ku?" Markus 5:30
Pdt. Budi Asali yang terhormat, anda mengajarkan bahwa "tenaga dalam tidak mungkin berasal dari Allah karena tidak ada dasar Kitab Suci secuilpun untuk itu" Izinkan saya bertanya, ada berapa cuil dasar kitab suci yang mendukung ajaran anda bahwa tenaga dalam pasti berasal dari Iblis?
Apabila menafsirkan Markus 5:30 untuk menyatakan Yesus memiliki tenaga dalam anda sebut orang tolol, lalu dengan apa anda menyebut orang yang mengajarkan bahwa tenaga dalam pasti berasal dari Iblis tanpa dukungan secuil ayat Alkitab pun? Dia jauh lebih tolol dari orang yang anda sebut tolol bukan?
Karena Alkitab tidak pernah mencatat kisah Yesus belajar dan mengajar tenaga dalam, maka anda menyebut orang yang menyatakan Kristus punya tenaga dalam adalah orang tolol. Lalu, orang yang kekeh jumekeh menyatakan tenaga dalam pasti berasal dari Iblis walaupun Alkitab tidak pernah mencatat kisah Iblis belajar dan mengajar tenaga dalam harus disebut apa? Tolol bin goblok atau nabi baru?
karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Markus 5:4
Banyak pengkotbah yang mencomot kisah orang kerasukan Legion untuk mendukung ajaran tenaga dalam pasti berasal dari Iblis. Menurut mereka gara-gara kerasukan Legion maka orang itu memiliki tenaga dalam. Bukankah kita sering mendengar kesaksian dimana orang yang kerasukan menjadi kuat luar biasa? Tentang kisah Legion, rantai yang putus bukan bukti adanya tenaga dalam. Rantai yang dibuat pada zaman Yesus tidak sekuat rantai saat ini. Rantai putus adalah rantai yang sambungannya patah atau lepas. Cara paling mudah memutuskan rantai adalah memukul sambungan lasnya dengan martil atau batu hingga lepas. Cara lainnya adalah dengan terus menerus menyentak hingga ada sambungan las yang putus.
Umumnya orang Kristen menggunakan kisah Simson (Hakim-hakim 13:1 – 16:31) dan kisah para pahlawan Daud (2 Samuel 23:8-39) untuk mendukung ajaran tentang keberadaan tenaga dalam. Menurut mereka, mustahil Simson mampu membunuh 1000 orang Filistin dengan rahang keledai bila tidak memiliki tenaga dalam. Silahkan ambil raket tenis atau raket bulutangkis anda lalu lakukan smesh 1000 kali, mungkin itulah rasanya membunuh 1000 orang dengan rahang keledai. Mustahil Isybaal, kepala triwira mampu menombak mati 800 orang musuh sendirian bila tidak memiliki tenaga. Bila tidak memilikinya cobalah pinjam linggis tetangga lalu hunjamkanlah linggis itu 800 kali ke pohon pisang, mungkin itulah rasanya menombak mati 800 orang.
Tentu saja Pdt. Budi Asali mengganggap pandangan demikian konyol dan tolol karena tidak secuil ayatpun yang mencatat kisah Simson dan para pahlawan Daud belajar dan mengajar tenaga dalam. Menurutnya, kekuatan yang dimiliki oleh Simson dan para pahlawan Daud bukan tenaga dalam karena tenaga dalam pasti berasal dari Iblis. Apabila kekuatan Simson dan para pahlawan Daud bukan tenaga dalam lalu apa namanya? Mungkin dia akan mengizinkan anda menyebutnya apa saja kecuali tenaga dalam karena menurut wahyu yang diterimanya, tenaga dalam pasti berasal dari iblis.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, sebelum mengulas, seharusnya anda membuat definisi yang gamblang tentang tenaga dalam. Apabila tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang tenaga dalam sebaiknya anda belajar dulu baik-baik. Sembarangan menghakimi sesuatu yang tidak anda pahami sebagai kekuatan dari Setan bukanlah tindakan cerdas apalagi bijaksana.
Walaupun banyak pendekar yang menyatakan kemampuan menghancurkan dan mematahkan benda-benda keras dengan anggota tubuh adalah kekuatan tenaga dalam namun para ahli ilmu beladiri menolaknya. Untuk dapat mematahkan benda-benda keras dengan anggota tubuh ada beberapa syarat yng harus dipenuhi yaitu: Benda yang akan dipatahkan harus diletakkan dengan benar dan dipukul pada tempat yang tepat serta dipukul dengan gerak pukulan yang benar dan tenaga serta kecepatan yang benar. Untuk menghindari rsa sakit dan luka, anggota tubuh yang akan digunakan untuk mematahkan harus terlatih dengan baik. Kemampuan mematahkan benda padat bukan tenaga dalam itu hanya kinerja tenaga biasa.
Para ahli ilmu beladiri menyepakati bahwa tenaga dalam adalah tenaga yang dapat digunakan untuk menghajar lawan tanpa menyentuhnya dan membentuk perisai energi sehingga lawan tidak dapat menyentuhnya. Apakah ilmu demikian ada? Ada banyak perguruan ilmu bela diri dari berbagai penjuru dunia yang mengaku mengajarkan kemampuan demikian. Di situs Youtube, anda dengan mudah mendapatkan film-film tentang hal itu baik dari perguruan lokal maupun manca negara.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, sebelum menarik kesimpulan tentang tenaga dalam, hal pertama yang harus anda lakukan adalah menjawab pertanyaan, apakah tenaga dalam itu ada? Silahkan menuduh saya konyol dan tolol karena nggak percaya bahwa tenaga dalam itu ada walaupun banyak orang yang mengakui dan memperagakannya. Banyak yang mengakui dan memperagakannya bukan jaminan bahwa yang diakui dan diperagakan itu benar.
Berikut ini adalah cara menguji apakah peragaan tenaga dalam dari berbagai perguruan itu adalah tenaga dalam atau sulap? Apabila mampu membuat manusia yang beratnya lebih dari 40 kg terpental dengan tenaga dalam tanpa menyentuhnya, mustahil tidak mampu membuat sebuah botol yang jaraknya 30 cm terpental tanpa menyentuhnya. Saya dan banyak handai taulan sudah mencarinya ke mana-mana bahkan mencari ke seluruh dunia lewat internet selama bertahun-tahun namun sampai hari ini belum pernah menemukan orang yang mampu membuat botol terpental tanpa menyentuhnya. Apabila anda bertemu dengan seseorang yang memperagakan kesaktiannya menghajar saudara seperguruannya tanpa menyentuh mereka di depan banyak saksi, cobalah tantang dia untuk menghajar sebuah botol dari jarak 30 cm tanpa menyentuhnya. Apabila dia tidak mampu menghajar botol tanpa menyentuhnya, maka itu berarti dia juga tidak akan mampu menyakiti tanpa menyentuh tubuh anda. Tugas anda selanjutnya adalah mencari tahu, kenapa saudara-saudara seperguruannya terpental tanpa disentuh? Ha ha ha ... Itulah yang namanya sulap.
Ada perguruan yang menunjukkan kemampuan menggunakan getaran tenaga dalam untuk mendeteksi benda-benda di sekitarnya. Dengan mata tertutup para pendekar perguruan itu berseliweran di antara tonggak-tonggak tanpa menabraknya. Dalam semua peragaan demikian, tonggak-tonggak sudah terpasang sebelum mata para pendekar ditutup. Apabila tonggak-tonggak baru dipasang setelah mata ditutup atau bila anda mengubah letak tonggak-tonggak itu setelah mata para pendekar ditutup maka saya jamin anda akan mendapatkan tontonan yang lebih seru. Getaran tenaga dalam untuk mendeteksi keberadaan tonggak-tonggak adalah pertunjukkan sulap.
Souvenir Dari Bali
Patung-patung allah mereka haruslah kamu bakar habis; perak dan emas yang ada pada mereka janganlah kauingini dan kauambil bagi dirimu sendiri, supaya jangan engkau terjerat karenanya, sebab hal itu adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu. Ulangan 7:25
Dan janganlah engkau membawa sesuatu kekejian masuk ke dalam rumahmu, sehingga engkaupun ditumpas seperti itu; haruslah engkau benar-benar merasa jijik dan keji terhadap hal itu, sebab semuanya itu dikhususkan untuk dimusnahkan." Ulangan 7:26
Bangsa Israel memasuki tanah Kanaan di bawah pimpinan Yosua. Inilah perintah yang diberikan untuk mempertegas Ulangan 7:25-26 sebelum mereka memasuki kota Yerikho.
Tetapi kamu ini, jagalah dirimu terhadap barang-barang yang dikhususkan untuk dimusnahkan, supaya jangan kamu mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu setelah mengkhususkannya dan dengan demikian membawa kemusnahan atas perkemahan orang Israel dan mencelakakannya.Yosua 6:18
Segala emas dan perak serta barang-barang tembaga dan besi adalah kudus bagi TUHAN; semuanya itu akan dimasukkan ke dalam perbendaharaan TUHAN." Yosua 6:19
Patung-patung berhala yang dikhususkan untuk dimusnahkan harus dibakar habis sementara emas, perak, tembaga dan besi hrus dimasukkan ke dalam perbendaharaan TUHAN. Bangsa Israel tidak boleh mengambil apapun untuk diri mereka sendiri karena Allah memerintahkan demikian. Alkitab memang mengajarkan tentang benda-benda yang disembah sebagai berhala namun sama sekali tidak mengajarkan keberadaan benda-benda yang mengandung kuasa kegelapan. Apakah Dr. Kurt Koch dan Pdt. Budi Asali mendapat wahyu baru sehingga keduanya mengajarkan tentang keberadaan souvenir dari Bali yang mengandung kuasa kegelapan sehingga harus dimusnahkan?
Anggaplah Dr. Kurt Koch dan Pdt. Budi Asali tidak membual sehingga yang mereka ajarkan benar. Apa yang dimaksudkan dengan kuasa kegelapan? Apakah itu berarti souvenir dari Bali dirasuki setan? Apa yang dilakukan setan-setan itu di dalam sounvenir-souvenir tersebut? Mereka main congklak atau main petak umpet? Karena tidak semua souvenir dirasuki, lalu bagaimana membedakannya? Dengan menengkingnya satu persatu di dalam Krsitus? Apabila sudah ditengking di dalam Krsitus, untuk apalagi dimusnahkan? Bukankah setannya sudah ngacir? Atau mendeteksi menggunakan jurus membedakan roh yang diajarkan oleh para pengkotbah alam roh dan para pengkotbah arwah? Ho ho ho ... tak U U ye ...!
Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun tidak dapat." Yeremia 10:3-5
Setiap manusia ternyata bodoh, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena patung buatannya. Sebab patung tuangannya itu adalah tipu, tidak ada nyawa di dalamnya, semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binasa pada waktu dihukum. Yeremia 10:14-15
Apakah gunanya patung pahatan, yang dipahat oleh pembuatnya? Apakah gunanya patung tuangan, pengajar dusta itu? Karena pembuatnya percaya akan buatannya, padahal berhala-berhala bisu belaka yang dibuatnya. Celakalah orang yang berkata kepada sepotong kayu: "Terjagalah!" dan kepada sebuah batu bisu: "Bangunlah!" Masakan dia itu mengajar? Memang ia bersalutkan emas dan perak, tetapi roh tidak ada sama sekali di dalamnya. Habakuk 2:18-19
Pdt. Budi Asali yang terhormat, apakah yang anda dan Dr. Kurt Koch maksudkan dengan dibuat menggunakan kuasa kegelapan adalah dibuat dengan mengikuti tatacara dan ucapacara tertentu serta didedikasikan kepada dewa dewi tertentu? Apabila yang anda maksudkan demikian, bukankah itu berarti barhala juga dibuat menggunakan kuasa kegelapan? Karena caranya sama, bukankah itu berarti berhala juga mengandung kuasa kegelapan alias dirasuki setan? Bukankah itu berarti semua berhala yang tercatat di dalam Alkitab juga dirasuki Setan? Apabila anda tidak membual, karena yang anda ajarkan itu benar, bukankah itu berarti nabi Yeremia dan Habakuk membual ketika mengajarkan bahwa di dalam berhala tidak ada roh? Di dalam email kepada saya, Pdt. Budi Asali menulis:
Berhala dikatakan hampa/tak ada roh dsb, hanya utk menunjukkan ia itu mati, dikontraskan dengan Allah yang hidup. Sama sekali tak berarti tak bisa ada kuasa gelap di dalamnya. Saya tahu bahwa setan paling senang dengan orang-orang seperti anda, karena anda tak percaya adanya kuasa gelap. Itu yang paling dia senangi!!!
Pdt. Budi Asali yang terhormat, dari mana anda tahu bahwa setan paling senang dengan orang-orang seperti saya? Apakah Alkitab mengajarkannya? Atau anda tahu dari Setan? Salut! Hubungan anda dengan setan pasti sangat akrab sehingga tahu apa yang paling disenanginya. Ha ha ha … He he he … Ho ho ho …
Bapak pendeta yang mulia, apakah anda sedang mengajarkan bahwa patung dewa dewi hanya lambang dari dewa-dewi yang disembah. Dewa-dewi yang disembah adalah Iblis atau roh-roh jahat yang menyamar. Patung-patung itu memang mati karena dewa-dewi sama sekali tidak tinggal di dalamnya, namun kuasa dewa-dewi itu ada di dalam patung-patung itu. Di dalam souvenir dari Bali dan berhala ada kuasa setan, bukan setan itu sendiri. Setan tidak ada di dalam berhala, itu sebabnya nabi Habakuk mengajarkan bahwa di dalam berhala tidak ada roh. Walaupun tidak ada roh, namun, di dalam berhala ada kuasa setan.
Apabila anda memang mengajarkan hal demikian, maka izinkan saya bertanya, apa yang dimaksudkan dengan kuasa setan di dalam souvenir dari Bali? Apa yang dapat dilakukan atau diakibatkan oleh kuasa setan di dalam souvenir dari Bali? Apakah itu yang anda maksudkan dengan efek atau akibat okultisme? Kuasa setan membuat berkat Tuhan tertahan. Kuasa setan membuat orang menentang hal-hal rohani. Kuasa setan membuat emosi kacau, depresi, ingin bunuh diri, gila dan mimpi-mimpi buruk. Kuasa setan membuat karakter berubah menjadi suka marah, suka menyendiri dan sedih terus. Kuasa setan membuat munculnya penyakit-penyakit tertentu bahkan kematian keluarga. Kuasa setan membuat orang ikut setan.
Pdt. Budi Asali yang mulia bila anda memang mengajarkan hal demikian dan yang anda ajarkan benar, bukankah itu berarti nabi Yeremia membual ketika mengajarkan: "… berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun tidak dapat." di dalam Yeremia 10:3-5? Mungkinkah Yeremia tidak tahu bahwa di dalam berhala ada kuasa setan karena wahyunya baru diberikan kepada Dr. Kurt Koch dan Pdt. Budi Asali yang hidup dalam generasi ini? Patung berhalanya memang nggak bisa berbuat jahat atau baik tapi kuasa setan dan setannya cing!
Pdt. Budi Asali yang terhormat, andaikata anda memang memiliki pemahaman demikian, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, izinkan saya memberitahu anda bahwa pemahaman demikian salah karena bertentangan dengan ajaran Alkitab.
Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit. 1 Tawarikh 16:26
Mereka meninggalkan rumah TUHAN, Allah nenek moyang mereka, lalu beribadah kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka. 2 Tawarikh 24:18
Ketika Amazia kembali, setelah mengalahkan orang-orang Edom itu, ia mendirikan para allah bani Seir, yang dibawanya pulang, sebagai allahnya. Ia sujud menyembah kepada allah-allah itu dan membakar korban untuk mereka. 2 Tawarikh 25:14
Alkitab sama sekali tidak membedakan patung berhala dan roh berhala. Alkitab dengan gamblang mengajarkan bahwa roh berhala itu sama sekali tidak ada. Yang ada hanya ada berhala, tidak ada yang namanya roh berhala.
Ketika bangsa Israel beribadah kepada tiang-tiang dan patung-patung berhala, mereka sama sekali tidak beribadah kepada dewa-dewi atau roh-roh jahat yang menyamar sebagai dewa-dewi yang dilambangkan oleh tiang-tiang dan patung-patung berhala tersebut karena dewa-dewi atau roh-roh yang menyamar sebagai dewa-dewi itu sama sekali tidak ada. Ketika bangsa Israel beribadah kepada tiang-tiang dan patung-patung berhala, mereka memang beribadah kepada tiang-tiang dan patung-patung belaka. Sama sekali tidak ada roh yang disembah karena mereka hanya menyembah tiang-tiang dan patung-patung belaka.
Ketika Amazia menyembah para allah bani Seir yang dia sembah adalah patung-patung allah bani Seir, bukan roh-roh allah bani Seir. Hal itu terjadi bukan karena dia hanya membawa patung-patung tanpa mengundang roh-roh allah bani Seir, namun karena roh-roh allah bani Seir itu memang tidak ada. Yang ada hanya berhala, yang ada hanya patung-patung tidak ada roh allah bani Seir sama sekali.
Pdt. Budi Asali yang terhormat, mungkin anda menilai yang saya tulis itu konyol dan tolol, namun itulah ajaran Alkitab. Lebih baik menjadi orang konyol dan tolol daripada mengajarkan hal yang bertentangan dengan Alkitab.
Tertahannya Berkat Tuhan
Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka. Kisah Para Rasul 19:16
Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyhurlah nama Tuhan Yesus. Kisah Para Rasul 19:17
Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuatan seperti itu. Kisah Para Rasul 19:18
Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak. Kisah Para Rasul 19:19
Dengan jalan ini makin tersiarlah firman Tuhan dan makin berkuasa. Kisah Para Rasul 19:20
Pdt. Budi Asali yang terhormat, cuilan kalimat atau kata mana dari ayat-ayat tersebut di atas yang mengajarkan bahwa berkat Tuhan tertahan karena okultisme? Anda dapat wahyu baru? Bukankah ayat-ayat tersebut di atas mengajarkan bahwa okultisme tidak mampu menghalangi berita Injil atau berita Injil akan melenyapkan okultisme?
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Matius 16:26
Ini bedanya ikut setan dan ikut Tuhan. Kalau ikut Tuhan, maka sekarang untuk sementara kita akan mengalami banyak penderitaan, tetapi nanti kita akan menerima kebahagiaan/kemuliaan kekal. Sebaliknya, kalau kita ikut setan, sekarang untuk sementara kita akan menerima keuntungan jasmani/duniawi (itupun disertai dengan ketidakdamaian), tetapi nanti kita menerima kerugian/kebinasaan/hukuman kekal. Baca dan renungkan Mat 16:26!
Pdt. Budi Asali yang terhormat, ayat Alkitab mana yang mengajarkan bahwa pilihan manusia adalah ikut Tuhan atau ikut Setan? Ayat Alkitab mana yang mengajarkan bahwa ikut setan akan membuat manusia menerima keuntungan-keuntungan jasmani atau duniawi? Bila Alkitab tidak mengajarkannya, sebaiknya jangan sembarangan mengajarkannya sebagai ajaran Alkitab, supaya anda tidak disebut pembual.
Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar. Kisah Para Rasul 16:16
Ia mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru, katanya: "Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan." Kisah Para Rasul 16:17
Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi ketika Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu: "Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini." Seketika itu juga keluarlah roh itu. Kisah Para Rasul 16:18
Ini juga menjelaskan mengapa dalam Kis 16:16-18 Paulus menengking setan dari diri orang yang mengikutinya sambil mempropagandakan pelayanan Paulus. Orang itu kelihatannya tidak berbuat salah; ia bahkan kelihatannya ‘membantu’ Paulus. Tetapi Paulus tahu bahwa kalau ia bekerja sama dengan setan, Tuhan tidak akan memberkati pelayanannya dan karena itu ia bukannya berterima kasih kepada orang itu/setannya tetapi ia menengking setannya.
Pdt. Budi Asali yang mulia, anda benar-benar Nguuuuaawur puuuuuoool! Bukankah di dalam Kisah Para Rasul 16:18 tercatat dengan gamblang alasan Paulus mengusir roh tenung itu karena dia tidak tahan lagi dengan gangguannya? Kenapa anda mangajarkan bahwa Paulus mengusirnya karena tidak mau bekerja sama dengan Setan? Anda mendapat wahyu baru atau sedang membual?
Kesimpulan
Terlalu panjang bila harus membahas semua hal yang Pdt. Budi Asali sebut okultisme di dalam tulisannya satu persatu secara detail itu sebabnya saya hanya memilih-hal-hal yang menurut saya paling penting untuk dikupas tuntas. Semoga tulisan ini membuka wawasan anda dan memacu anda untuk mempelajari Alkitab dengan cara yang benar sehubungan dengan hal-hal yang disebut okultisme.
Kesalahan utama orang-orang Kristen ketika mempelajari ajaran Alkitab tentang Iblis dan okultisme adalah mereka tidak memahami sistem kasta alam semesta Alkitab dengan baik, itu sebabnya mereka lalu menciptakan berhala yang dinamai Iblis dan memuliakannya sebagai lawan Allah yang sepadan. Kesalahan kedua adalah mereka memilih untuk mempercayai tahyul dan dongeng-dongeng sebagai kebenaran daripada berusaha memahami ajaran sejati Alkitab.
Mustahil menandingi kecerdasan Pdt. Budi Asali, juga mustahil menandingi kemampuan bahasanya, sama mustahilnya menandingi pengetahuannya tentang Theologia Reformed. Satu-satunya hal yang mampu saya tandingi dari dirinya adalah pengetahuannya tentang Iblis dan apa yang dia sebut okultisme. Hal itu dimungkinkan karena setahu saya dari generasi ke generasi belum ada Theolog Reformed yang mempelajari Iblis dan okultisme dengan cara yang benar, itu sebabnya dia tidak memiliki sumber pustaka yang hebat dan benar tentang Iblis dan okultisme. Tulisan ini bukan untuk mempermalukannya namun untuk memacunya dan memberinya informasi yang benar tentang Iblis dan okultisme.