Kejadian ini terjadi beberapa waktu yang lalu. Waktu itu aku seharusnya berada bersama keluargaku dan orang-orang yang aku sayangi untuk merayakan hari ulang tahunku. Namun kenyataan berkata lain. "Kenapa? Apa yang terjadi?" mungkin itu yang terbersit di benak Anda.
Begini ceritanya,
Selayaknya orang yang menikmati hari libur, aku sengaja bangun lebih siang daripada biasanya (padahal biasanya juga udah siang :p ). Tanpa berpikir panjang aku langsung meluncur ke kamar mandi.. emang panggilan alam itu sulit untuk ditunda, hehehe..Setelah semua udah kelar aku duduk di kursi malasku sambil menikmati secangkir teh panas ditemani makanan kecil untuk mengganjal perut. Tiba-tiba hapeku berbunyi karena ada sms masuk. Ternyata smsku itu dikirim dari anak pendetaku yang isinya memintaku untuk segera datang ke rumahnya. "Wadu...h, ada apa ini?" tanyaku dalam hati. "Jangan-jangan aku akan di"adili" nih?" kecemasanku semakin menjadi-jadi. Soalnya aku dan temen-temenku pake acara pujian penyembahan saat persekutuan doa di gereja, padahal aliran gerejaku ngga terbiasa dengan pujian penyembahan. Ternyata bukan karena itu. "Puji Tuhan...!" seruku dalam hati. Lantas ada apa?
Bonyta, temenku kerasukan! Berawal saat dia duduk di bawah pohon mangga sambil melamun dan makan roti. Tiba-tiba seorang anak kecil yang tak kasat mata menghampirinya. Hanya dia yang bisa melihat makhluk itu. Lama-kelamaan makhluk yang tak terlihat itu semakin banyak. Lalu dia bertingkah seperti anak-anak yang berkejar-kejaran berebut bola. Anehnya manusia yang memiliki daging (keluarganya) tak nampak di matanya. Yang bisa dilihatnya hanyalah "mereka yang tak terlihat." Sejak saat itu roh-roh jahat menguasai tubuhnya. Dia berteriak-teriak, meronta-ronta, dan bergaya seperti seorang nabi. Temen-temenku dan aku pun segera mengumpulkan bala bantuan untuk mengadakan doa pelepasan. Puji Tuhan setelah terjadi perlawanan yang sengit roh-roh itu berhasil dikeluarkan dari tubuh temenku itu. Tapi sayang kami belum tuntas melayani temen kami itu. Akhirnya kami meminta tolong senior kami untuk melayani temen kami tersebut agar ia benar-benar terlepas dari gangguan roh jahat.
Jujur saja, ini adalah kali pertama aku menghadapi orang yang kerasukan. Apalagi waktu itu aku baru ngga deket sama Tuhan. Jadi aku kaya kurang memiliki iman untuk melawan iblis. Mungkin temen-temen ada yang lebih berpengalaman tentang dunia kerasukan. Apa sebabnya hal itu terjadi, bagaimana mengatasinya, persiapan apa yang harus kita lakukan, dll.
Ya...begitulah pengalaman baruku tentang yang "tak kaasat mata", bersyukur karena itu bisa menjadi kado istimewa di hari jadiku. Yang tak kan terlupakan. Aku percaya sih kalo di dunia ini ada yang kaya gituan. Tapi kenapa orang Kristen ada yang masih bisa kerasukan? Kenapa roh-oh jahat itu semakin sering mengganggu manusia? apakah ini karena semakin banyak manusia yang menjajah daerah mereka???