Hari Kamis tanggal 28 Agustus 2008 kemarin, saya agak resah tidur semalaman, setelah pagi tiba, kira2 pukul 05.00 pagi, saya sudah bangun, karna tanpa aktifitas bekerja (alias nganggur), saya diam dan merenung sambil baringan di kasur, selesai merenung saya lalu berdoa. Setelah selesai berdoa, saya buru2 keluar kamar dan ingin menelpon dengan maksud untuk me miscall adik saya, supaya adik saya menelpon balik untuk menanyakan masalah kerjaan yang ia tawarkan kemarinnya (itu sudah biasa kami lakukan, dan seluruh rumah tante saya sudah mengetahuinya). Telpon itu biasanya memang di "lock" dan harus dibuka dengan kunci. Karena saking buru2nya, saya angkat telpon dan ingin memencet tombol2 angkanya, tapi karna terkunci, tombol2 itu tidak berfungsi, tapi sembari saya menekan tombol2 telpon itu, adik sepupu saya yang bernama Tami (nama asli), memberitahukan bahwa kalau mau telpon harus meminta izin dulu dengan tante saya yang bernama Lily (nama asli). Saya pikir karna tante Lily sedang sibuk mencuci piring, maka saya pikir, nanti saja saya meminta izinnya toh cuma "miscall" (dan ini pun sudah biasa saya lakukan meminta izin ataupun tidak, tapi karna si Tami nya saja memang cerewet dan sirik dari awal saya menumpang, bukan hanya dia, seisi rumah bersikap sama). Dan si Tami tiba2 menyambar dengan kata2 yang saya tangkap terkesan ingin mencari gara2 supaya ada alasan untuk mengusir saya, buktinya setelah kejadian itu, kalimat pertama yang terlontar dari mulut si Tami adalah meminta ibunya (tante Lusy, nama asli) untuk mengusir saya. Kejadian pengusiran ini, adalah untuk yang kedua kalinya, kejadian pertama adalah karna saya ditelpon oleh seorang teman saya yang cukup menjengkelkan, dan dia adalah seorang wanita yang sudah saya anggap kakak, menjengkelkannya itu maksudnya adalah membuat saya bicara dengan nada keras dan mengganggu, yang saya lontarkan tanpa sengaja. Saya secara akal sehat, tidak mengerti apa yang terjadi, apa yang telah saya lakukan yang kira2 menyinggung mereka sudah saya renungkan sepanjang hari ini, hari Kamis tanggal 29 Agustus 2008, tapi hasil renungan saya itu memang kesimpulannya tidak habis pikir dan memang benar2 disengaja, dengan mengusir saya tanpa alasan yang jelas dan masuk akal. Cerita di atas memang sudah demikian, mungkin ada kekurangan, itu karna saya juga bingung kejadiannya hampir seperti tidak direncanakan dan dibuat-buat sehingga membuat saya bingung setengah mati. Kiranya cerita singkat ini, bisa dimengerti oleh teman2 untuk disharingkan untuk mendapat solusi terbaik. Sola Gratia.