Salam Para pembaca,
Banyak cara yang dipakai oleh manusia agar dapat membantu untuk memprediksi gejala-gejala atau tanda-tanda jaman, dimana dalam hal ini berarti berusaha untuk dapat memperkirakan/memprediksiskan apa yang akan terjadi di kemudian hari.Berbicara tentang prediksi atau perkiraan tentunya berkaitan erat dengan masalah terka-menerka, tebak-tebakan, dan juga untung-untungan.
Sebagai contoh,dalam hal ini berhubung pada saat-saat sekarang issue yang paling hot dibicarakan di tengah masyarakat adalah issue yang berkaitan dengan Krisis Global serta Resesi Moneter maka dengan sendirinya banyak orang yang berlomba-lomba untuk "berburu" tips-tips serta saran-saran yang berhubungan dengan issue terpanas minggu ini.
Sama juga yang terjadi dengan berita-berita yang berhubungan dengan Krisis Global 2008.Dalam sekejab saja orang-orang diseluruh dunia telah mengetahui berita-berita yang berhubungan dengan Krisis Global 2008.Gema tentang Krisis telah terdengar dimana-mana.
Apa sih yang disebut dengan Krisis Global?
Apa yang menjadi sebab terjadinya Krisis Global?
Dan apa akibatnya terhadap ekonomi di Indonesia?
Krisis Global sebenarnya diawali dengan suatu keadaan dimana sistem keuangan dunia selama ini, dibangun berdasarkan sebuah kepercayaan dan perkiraan yang salah.Sistem keuangan dunia selama ini digambarkan bagaikan sebuah bom waktu yang siap meledak pada saat yang tepat.Sayangnya pada saat bom tersebut meledak, efek ledakan bom tersebut turut dirasakan oleh lingkungan sekitarnya ,sehingga menimbulkan efek berantai yang sering disebut juga dengan " Domino Effect ".
**Efek Domino digunakan untuk menggambarkan keadaan efek berantai dimana Amerika sebagai sumber permasalahan telah mengakibatkan banyak negara-negara lain di belahan dunia untuk turut menanggung akibat dari kesalahan Amerika, bagaikan keping-keping domino yang akan terdorong jatuh secara bersamaan.

Penonton masih ingat ketika seminggu yang lalu, penonton sempat menyinggung tentang kemungkinan Krisis di Indonesia.Pada waktu itu banyak saudara-saudara di Pasar Klewer yang tidak percaya akan berita Krisis tersebut.Seminggu yang lalu Aust Dollar masih bertengger di posisi Rp 7.600/ 1$ Aust , keadaan Bursa Saham Aust berada di posisi minus, dengan indek rata-rata yang mengalami penurunan sebesar 3.2%.Gema Krisis mulai terdengar di Indonesia.
Bandingkan dengan apa yang terjadi seminggu kemudian.Ketakutan tentang terjadinya Krisis telah benar-benar terjadi.Mimpi buruk benar-benar telah menjadi kenyataan yang menakutkan.Dalam satu minggu indeks saham gabungan Indonesia telah melorot hampir sebesar 11% (sebelum pasar modal Jakarta ditutup), Rupiah sempat menembus Rp 9800 (bahkan Rp 10.000 di pasa valas antar bank), dan President telah mengumumkan rapat darurat guna menghadapi krisis global 2008.
Bagaimana Australia? oh...oh...oh.....lebih parah lagi.
Dalam satu minggu,Dollar Aust melorot ke level Rp 6.300/ 1$ Aust, indek saham gabungan terjun bebas mendekati 8%, dan cadangan devisa negara disedot kering guna menalangi kebutuhan likwiditas.Pokoknya banyak yang bunuh diri gara-gara mengalami kerugian yang tidak diperkirakan sebelumnya.
Bagaimana dengan Amerika? Mau tahu berapa hutang Amerika?
Coba lihat gambar di bawah ini:

"Display pada tgl 4 Agustus 08"
Papan Display di atas, sampai-sampai tidak mampu untuk menunjukan angka yg sebenarnya (kurang 2 digit).Digambarkan juga bahwa jika dipukul rata maka tanggungan setiap keluarga di USA adalah US$ 86.017.00/keluarga.Jika dibandingkan dengan Amerika, tentunya hutang luar negri Indonesia dirasakan sangat kecil sekaliii......betul nggak?
Para pembaca yang budiman, jika membicarakan tentang krisis global 2008, khususnya bagi orang Indonesia, maka kita akan selalu teringat kepada krisis 98 atau juga disebut dengan Krismon 98. Krisis kali ini mungkin akan lebih parah dan lebih lama jika dibandingkan dengan tahun 98.
Sudah banyak contoh-contoh dimana anak-anak Tuhan kehilangan uang gara-gara harga saham yang menukik tajam.Bahkan ada orang kaya di Indonesia yang dalam sekejab saja telah kehilangan 75% kekayaanya (mungkin ada di antara para pembaca yang tahu, siapa yang dimaksud oleh penonton).
Dalam kekacauan seperti ini,keadaan Dunia menjadi tidak menentu.Bahaya perang bisa saja terjadi setiap saat.Semakin banyak orang-orang miskin yang tidak mampu untuk membiayai hidup di mana-mana.
Jika ada di antara para pembaca yang menjadi korban krisis Global 2008, cobalah lihat ayat di bawah ini:
Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
Ayat di atas akan menjadi kekuatan dikala kesusahan.Tuhan berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita di kala kita tengah menghadapi kesusahan.
Krisis Global 2008 tentunya akan mengakibatkan kesulitan-kesulitan dalam menjalani kehidupan.Harga-harga akan melambung naik,serta banyak orang-orang yang akan kehilangan pekerjaan oleh karena banyak perusahaan yang gulung tikar.Mendapat kredit atau pinjaman bank akan menjadi semakin sulit di kemudian hari,sementara para pengusaha kecil tidak akan bisa bertahan tampa suntikan modal pinjaman lunak.
Penganguran akan melambung tinggi, dan mendorong naik angka kriminalitas.Pemerintah akan kesulitan dalam menydiakan dana likwiditas oleh karena pada negara donor juga tidak bisa memberikan pinjaman kepada Indoensia.
Mampukah kita bertahan???
From Oz Far...far...away