Kejadian ini sungguh memalukan.
Aku merasa malu sekali, entah harus menghadap kedepan atau membelakanginya.
Tapi sebenarnya sama saja, mau menghadap ke depan ataupun membelakanginya.
Karena aku telanjang bundar, eh telanjang bulat, benar benar telanjang.
Hal itu terjadi hanya karena mati lampu. Seandainya tidak mati lampu, mungkin ia tidak pernah melihat aku telanjang.
Tapi apa mau dikata, sudahlah, yang terjadi biarlah terjadi, cuek saja.
Lalu akupun melanjutkan mandiku, ditemani lilin yang kutempatkan di sebuah ornamen patung Yesus.
----
Jadi ingat Adam, yang malu malu kebo setelah sadar dirinya telanjang.
Tapi gara gara malu telanjang, Adam menjauh dari Tuhan.
Jangan biarkan ketelanjangan memisahkan kita dari kasih Kristus. (roma 8:35)
Bagaimanapun kita, dihadapan TUHAN kita semua telanjang.
Mau pakaianmu jendral, mau pakaianmu presiden, mau pakaianmu office boy, mau pakaianmu tukang becak, dihadapan TUHAN kita semua telanjang.
Ibrani 4 : 13, Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu TELANJANG dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberi pertanggungan jawab.
Jadi kita semua SAMA-SAMA TELANJANG, yang membedakan adalah malu atau tidak.
Yang malu biasanya suka tinggal dalam kegelapan, suka ngumpet.
Sedangkan yang tidak malu, cuek saja, selama kita mentaati firman-Nya, kita tidak akan merasa malu dihadapan-Nya.
Shalom,
Jesus Freaks,
"Live X4J, Die As A Martyr"