Seringkali orang merasa bahwa Allah itu maha pengampun karena itu Dia akan begitu mudah mengampuni dosa. Bayangkanlah Tuhan Allah adalah hakim. Ada seorang terdakwa yang telah mengaku membunuh seseorang. Terdakwa mengaku salah dan minta ampun. Terdakwa meminta agar dia diampuni dan dibebaskan. Fakta dan bukti di lapangan jelas menunjuk bahwa dia pembunuh dan pantas dihukum. Pertanyaannya dapatkah hakim tersebut membebaskan terdakwa karena dia meminta ampun? Jawabnya tentu tidak! Dalam hal ini tentu Allah juga tidak begitu mudah mengampuni dosa. Jika Ia mengampuni dosa begitu saja maka Dia tidak adil. Dia harus menghukum dosa.
Tetapi Allah orang Kristen telah menjadi Allah yang pengampun. Apakah Dia berlaku tidak adil? Jawabnya tidak. Ia sangat adil . Untuk dapat menjadi pengampun dosa Dia telah mengorbankan anakNya, Yesus Kristus, agar menanggung dosa umat manusia. Karena Dia telah menanggung dosa orang berdosa maka Dia syah menjadi pengampun dosa. Tanpa menanggung dosa terlebih dahulu Ia tidak dapat begitu saja mengampuni dosa
Puji Tuhan itulah salah satu makna Jum'at Agung. Allah dapat mengampuni dosa!