Submitted by gatutwiyono on

Seringkali orang  merasa bahwa Allah itu maha  pengampun karena itu Dia akan begitu mudah mengampuni dosa.  Bayangkanlah  Tuhan Allah adalah hakim.  Ada seorang terdakwa yang  telah mengaku membunuh seseorang. Terdakwa mengaku salah dan minta ampun.  Terdakwa meminta agar dia  diampuni dan dibebaskan. Fakta dan bukti di lapangan jelas menunjuk bahwa dia pembunuh dan pantas dihukum.  Pertanyaannya dapatkah hakim  tersebut membebaskan terdakwa karena dia meminta ampun? Jawabnya tentu tidak! Dalam hal ini tentu Allah juga tidak begitu mudah mengampuni dosa.  Jika Ia mengampuni dosa  begitu saja maka Dia tidak adil. Dia harus menghukum dosa.

Tetapi Allah orang Kristen telah menjadi Allah yang pengampun.  Apakah Dia berlaku tidak adil?  Jawabnya tidak. Ia sangat adil .  Untuk dapat menjadi pengampun dosa Dia telah mengorbankan anakNya, Yesus Kristus,  agar menanggung dosa umat manusia.  Karena Dia telah menanggung dosa orang berdosa maka Dia syah menjadi pengampun dosa.  Tanpa menanggung  dosa terlebih dahulu Ia tidak dapat begitu saja mengampuni dosa

Puji Tuhan itulah salah satu makna Jum'at Agung.  Allah dapat mengampuni dosa!