Submitted by kardi on

 Pendahuluan

Banyak komentar di infotaiment tentang pernikahan/perkawinan siri, yang sangat merugikan pihak wanita. Dipicu oleh perkawinan antar selebritis Dewi Persik dan Aldi Taher. Sekarang mari kita simak perkawinan di Kana .

Isi

Ayat : Yoh 2 :1-11

Tuhan Yesus membuat muzizat pada saat pesta kawin, ini menunjukkan bahwa perkawinan adalah berharga dan penting. Suami-isteri-anak adalah kekayaan yang tak ternilai.

Perkawinan adalah suatu lembaga yang paling sacral yang harus dijunjung tinggi disaksikan oleh surga. Dimana dua menjadi satu dalam kesatuan , berjanji sehidup semati di saat susah dan senang, Sehingga bila suami/isteri menjelekkan pasangannya berarti menjelekkan dirinya sendiri.

Maka perkawinan harus dipertahankan dan dijaga.

Kuncinya adalah: mempunyai konsep yang benar tentang perkawinan, dimana harus saling mengorbankan diri, saling memberi, saling memaafkan, keterbukaan, jujur.

Tujuan perkawinan adalah menghasilkan keturunan-keturunan Ilahi.

Krisis anggur terjadi pada pesta itu yang menjadi masalah amat besar bagi mereka yang berpesta,

Seperti dalam hidup ini anggur suka cita, anggur damai sejahtera sudah hilang, maka ada 3 hal yang harus dilakukan :

  1. Undang Yesus dalam keluarga, Yesus sebagai firman Tuhan harus diundang dan ditaati.

Bila kita angkat tangan semua persoalan maka Tuhan Yesus akan turun tangan dan muzizat akan terjadi. 

  1. Butuh waktu, ada proses yang harus dijalani.

Maria peduli pada kesulitan mereka (yang berpesta), dan memberitahukan pada Yesus untuk melakukan sesuatu. Tapi saat itu anggurnya masih ada. Setelah anggurnya betul-betul habis Yesus menyuruh mengisi tempayan pembasuhan kaki dengan air.dan pelayan memberikan air itu pada pemimpin pesta, dimana air sudah berubah menjadi anggur.

  1. Mengisi tempayan hati kita dengan firman Tuhan, supaya hati terjaga dan tetap percaya, selama proses pemulihan terjadi.

Setelah terjadi muzizat , hasilnya anggur berlebih. Artinya setelah pemulihan terjadi, berkat-berkat mengalir dengan limpah.

Penutup

Dasar perkawinan adalah Kasih Kristus, yang mau menerima semua kekurangan pasangannya, rela berkorban. Dan jadikanlah Yesus sebagai Kepala dalam rumah tangga Anda.Maka semua krisis apapun kita sanggup mengatasi bersama Dia.Amin

NB: Coba simak yang satu ini