Submitted by Tante Paku on

     

     KITA boleh membenci DOSA, tetapi kita tidak benar kalau membenci seorang pendosa.Salah satu kebijaksanaan adalah bila kita bisa mengenali yang buruk dan melakukan yang baik, karena TUHAN tidak memanggil kita untuk menjadi orang yang sukses tetapi memanggil kita untuk menjadi orang yang PERCAYA.

 

DALAM IMAN PELACUR ITU MENEMUKAN IMAM

 

Ia perempuan cantik

Kembang wangi para lelaki

Setiap hari mereka menciumi

Menggumuli najis tanpa henti

 

Ia perempuan harum

Menyusuri malam dalam remang

Menyebar nikmat berbungkus laknat

Sambil menghitung-hitung dalam luka

 

Ia perempuan dalam kembara sepi

Mengumpulkan luka-luka pribadi

Dalam bayang-bayang misteri

Hidup yang tidak pasti

 

Ketika datang TERANG

Singgahi undangan sang farisi

Yang selalu meludahi dengan dengki

Ia tak perduli karena ada hati

Buli-buli pualam berisi minyak wangi

Ia tumpahkan pada Kaki

Menciumi SANG KAKI 

Air matanya mengalir membasahi

Rambutnya terurai menyekaNya

Tidak ada IMAN yang memahami

Sang IMAM pun mengampuni

 

Perempuan itu lahir kembali

Luka telah mekar jadi bunga

Sepi telah mencair jadi cinta

Segala yang tak terduga terjelma

Ia pergi dengan suka cita.

 

SS260809.

 

                                                                       *****

 

Semoga  Bermanfaat  Walau  Tak  Sependapat