Submitted by GODARMY on

Photobucket


 

                   Wo Ai Ni

Kelopak Krisan jatuh tertiup angin...
Aku terbaring melihat langit malam..
Kulihat wajahmu disana...
diantara bintang-bintang
Menatapku dengan manis...
Dua tahun kucari...keping hatiku yang hilang
kini ku temukan di dalammu..
Bila ku tak dapat menjaga senyummu...
itu bukanlah tentang kita...
Cinta bukanlah ilusi...
Rasa sayang tak hanya sebatas pena
Sentuhan yang ku harapkan
janji tuk bersama terukir dalam tulisan paku
dan terkubur di kota tua....

Semua kata-kata....tak pernah cukup untukmu
Hutan cemara penuh pesona
Gunung dan lembah begitu indah
tetapi.........
kau lebih dari segalanya...
Hanya ku bersamamu
semua tak lagi ku ingini
Bersamamu ku tahu arti hidup ini
Bawalah namaku di hatimu..
Demi kamu aku menjadi bodoh...
Demi kamu ku kan berjalan hingga ke ujung bumi..
Bagaimana mungkin aku menyakitimu
Lipstik di bibirmu bagai kilau mutiara
Kemana ku pergi....bayangmu kan tetap ada
Cinta yang kuberikan, bagai cinta pertama...
selalu baru tiap hari

Kasih...
malam semakin larut
Kau yang kurindukan..
Tidurlah...
dalam kehangatan sinar rembulan..
Denting nada yang kumainkan..
melantunkan irama jiwa terdalam
Mengiringi mimpi-mimpi indahmu
Lentera cinta yang kau nyalakan...
Takkan pernah dapat aku padamkan...
karena...........
Aku sayang kamu..










 

 

 

 

 

Kidung Agung :

6:1       Cantik engkau, manisku, seperti kota Tirza, juita seperti Yerusalem,     dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya.  
7:1       Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu
            bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.
7: 12    Mari, Kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar
            bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!