Submitted by smile on

Dunia SUPRANATURAL - Dunia Gaib
jilid2


 

Dunia supranatural, tak akan pernah kehilangan cerita dan pelanggannya. Penggunaan susuk, penyembahan setan, memelihara jin, tuyul, bercinta dengan genderuwo, Memelihara kuntilanak sampai menjadi suami dari nyi roro kidul.

Percayakah kita dengan semua kegaiban yang terjadi disekitar kita itu. dalam masyarakat ,jika anda bercerita kalau saja anda tidak percaya kepada semua itu, maka anda akan dibilang takabur, dan sombong. Pernah karena kesal, saya mengatakan dengan keras, saya bilang kepada lawan bicara saya yang percaya dengan keberadaan nyi roro kidul ( yang katanya penguasa Laut selatan), jika benar nyi roro kidul ada, saya tunggu dia, untuk mendatangi saya malam ini juga!. Saya kesal dan tidak habis pikir, dengan semua kebodohan yang terus diturunkan secara turun temurun. Iblis bisa melakukan apa saja untuk menghacurkan kita, tapi tidak dengan bentuk semua ciptaan imajinasi rakyat Indonesia.

Saya sendiri tahu, Allah juga gaib....setan itu ada,...tapi tidak dengan imajinasi bodoh, dan ilmu ilmu kebal palsu dan kampungan yang sama sekali tidak saya percayai lagi.

Anda tentu tahu Gunung Kawi? Ada apa disana? Ada pesugihan? Ada kekuatan gaib dari penunggunya? Kenapa manusia selalu dibodohi dengan percaya kepada hal gaib ketimbang percaya kepada Tuhan. Jika ada syarat yang diberikan, dengan seksama akan menurutinya, dan berusaha menjaga agar tidak melanggar. Tapi dengan Tuhan? Menjadikannya sebagai Allah yang SUPER MAKLUM.

Kemaren kemaren ketika membaca blog dennis tentang serakah, ada satu hal yang menarik perhatian saya. Yaitu komen dari Joli. Tuhan sama seperti kita. Sama sama bandel, manusia melanggar terus, dan minta ampun, Tuhan juga, sudah tahu itu salah dan melanggar perintahNya, dimaafkan terus.

Bersekutu dengan setan walaupun banyak syaratnya, selalu berusaha menuruti dan takut untuk melanggar, kenapa tidak dengan Tuhan?

***

Kembali ke topik :
Adakah Tuyul? Jika ada, saya mau memeliharanya. Mana mau iblis diperintah hanya oleh seorang smile, demi mencari uang dan saya jadikan babu.
Ngepet? Mbabi?...
Mana bisa kita berubah bentuk? Semua itu hanya “KATANYA!” semua itu hanya legenda turun temurun. Semua itu hanya  mitos, dan kepercayaan dari manusia yang memang suka dengan yang ga masuk akal.

Sungguh ironis. Dengan rencana Tuhan yang ajaib dan misterius, kita tidak peka, dan banyak mengeluh,tapi dengan hal aneh yang tidak mungkin ,kita malah percaya dan mengimaninya.

Melakukan suatu penyembahan setan, dengan menyembahnya, berbeda dengan menjadi suami nyi roro kidul, berbeda dengan bersetubuh dengan genderuwo, berbeda dengan memlihara tuyul dsb.Jika menyembah, tentunya memperlakukan setan itu sebagai tuan atas hidup kita, menyembahnya, menuruti semua perintah jahatnya.bukan malah setan yang jadi babu hidup kita,bisa bersetubuh dan kawin sama kita ( kawin dalam hal lain= kiasan untuk bersekutu dengan nya) dan mau disuruh dan diperbudak oleh kita.

Saya percaya dengan kerasukan, karena di alkitab pun ada (bagi saya dengan merasuki orang iblis memberitahu keberadaannya, bahwa dia itu memang eksis, tapi tidak dengan yang namanya arwah gentayangan, karena arwah gentayangan itu sama sekali tidak ada, jika ada yang mengatakan ada, berarti sudah layak dan sepantasnya, anda tidak usah percaya Tuhan dan FirmanNya lagi..dan bakarlah alkitab anda!)

Ketika saya membaca sebuah buku yang berjudul Rahasia Rahasia Vatikan by CYRUS SHAHRAD halaman 156 ,157, dan 158 dengan judul bab :
MENARI BERSAMA IBLIS ,saya setuju dengan apa yang dituliskannya, tentang kerasukan itu dalam konteks yang sebenarnya.

Kemudian  dihalaman 159 s/d 161 dengan bab yang bejudul :
EXORSISME SELAMA BERABAD-ABAD demikian kisahnya :

William Perry, 1620
Setelah mengklaim bahwa dirinya telah dikutuk oleh seorang wanita tua,Perry muda menjadi sangat histeris, sehingga perlu empat pria untuk menenangkannya. Ia pun memuntahkan jarum, benang, dan bulu bulu dan menjadi gila bila mendengarkan pembacaan Injil.Seorang imam Katholik dipanggil untuk melakukan exorsisme, dan gagal. Kemudian uskup dari Lichfield menduga Perry adalah penipu ketika ia gagal bereaksi terhadap pembacaan kutipan-kutipan injil dalam bahasaya Yunani. Setan, menurut uskup itu, dapat mengerti semua bahasa. Seakan ingin membenarkan teori sang Uskup,Perry dikemudian hari ditemukan sedang memberi warna hitam pada air seninya.Ia menangis dan mengakui semua usaha penipuannya.

Robbie, 1949
Bocah laki laki 14 tahun yang hanya dikenal dengan nama ‘Robbie’ mulai menunjukkan tanda tanda kerasukan luar biasa setelah mencoba coba bermain papan Ouija bersama bibinya di rumah mereka di Maryland. Suara suara menggaruk mulai keluar dari dalam tembok-tembok,barang-barang bergerak-gerak dikamarnya tanpa dapat dijelaskan.

Seorang imam setempat bahkan menyaksikan bocah lelaki ini terangkat dari kursinya.Dua orang imam yang jabatannya lebih tinggipun dipanggil.Pastor Wiliiam Bowden dan Pastor walter Halloran melakukan pengusiran setan yang prosesnya lama dan menyiksa dimana bocah lelaki itu muntah-muntah, meracau dalam bahasa latin dan menunjukkan kata kata dan smbol-simbol dalam bentuk irisan yang super-natural pada tubuhnya.

Pada tahun yang sama seorang mahasiswa muda  dari Georgetown University yang bernama William Peter Baltty membaca sebuah deskripsi tentang perasukan ini dalam koran Washington Post yang kelak menginspirasi novel horornya, The Exorcist.


Annaliese Michel, 1976
Sebagai penganut katholik yang taat, Annaliese yang kelahiran German menghubungkan gangguan psikisnya selama lebih dari satu dekade dengan kerasukan.Ia menarik diri dari pengobatan medis dan mengajukan permohonan kepada Gereja untuk memperoleh upacara exorsisme yang pada akhirnya dikabulkan.

"Dikatakan" bahwa ia dirasuki enam setan  : Lucifer, Kain, Nero,Yudas, Hitler dan seorang imam dari abad ke-17 yang gila. Annaliese meninggal setelah melakukan sesi pengusiran selama satu minggu  dengan para imam, yakni Pastor Ernst Alt dan Arnold Renz. Keduanya telah didakwa bersama dengan kedua orang tua Annaliese atas tuduhan pembunuhan. Dalam pengadilan mereka, rekaman-rekaman diperdengarkan, yang isinya diklaim oleh pembela sebagai suara-suara setan sedang bertengkar selama poses pengusiran setan. Cerita Annaliese telah diadaptasi untuk film The Exorcism of Emily Rose ( 2005 )


Ibu Teresa dari Kalkuta, 1997
Saat sekarat diranjangnya, Ibu Teresa, biarawati Katholik Roma dan missionaris yang taat , mulai menderita akibat penampakan penampakan yang mengganggu  dan gangguan tidur. Khawatir bahwa dirinya sedang digoda oleh setan, uskup Agung Kalkuta Henry D’ Souza memerintahkan agar tata cara pengusiran setan dilakukan atas tubuh Ibu Teresa yang rapuh.Aksi ini dilihat oleh banyak orang sebagai sesuatu yang gegabah dan tidak penting, meskipun kelak D’Souza mengklaim bahwa prosesi itu hanya semacam ‘doa untuk perlindungan’ yang diberikan atas sepengetahuan Ibu Teresa dan bukan sebuah ritual exorsisme yang utuh dalam konteks tradisional.

Kemudian dari Halaman 162 dan 163 dalam
Bab : KETIKA SETAN MENGUNJUNGI VATIKAN
Demikian tulisannya :
Pada suatu siang di bulan september tahun 2000, penghormatan khidmat yang biasanya mengiringi kehadiran Sri Paus dilapangan Santo Petrus telah dikoyak oleh sebuah teriakan yang mengerikan. Dibagian pinggir dari kerumunan orang-orang, seorang gadis yang 19 tahun dan berasal dari Monza, sebuah kota di Italia mulai melontarkan sumpah serapah kepada Paus Yohanes Paulus II ‘dalam suara yang dalam’, demikian menurut para penonton ditempat itu.

Ketika para petugas keamanan berusaha menangkap gadis itu, ia dilaporkan mampu mengalahkan mereka dengan kekuatan super. Sri Paus meminta agar gadis itu dibawa kepadanya, dan karena yakin gadis itu dirasuki oleh kekuatan setan, melakukan pengusiran setan pada sebuah area yang sepi, jauh dari alun-alun utama. Kelak diketahui bahwa Pastor Garbiele Armorth ternyata sebelumnya telah melakukan pengusiran setan terhadap gadis tersebut, dan sama sekali tidak berhasil. Gadis itu dirujuk kepadanya oleh seorang kepala pengusir setan di Milan.Imam Armorth melakukan pengusiran setan kembali, satu hari setelah Sri Paus melakukannya, sebuah upaya yang juga gagal.

Pada pengusiran setan kedua,imam Armorth kemudian melaporkan bahwa setan yang merasuki itu dengan mengejek berceloteh, “ Bahkan pemimpin gerejamu pun tak dapat mengusir aku!” Ini bukan yang pertama kali Paus Yohanes Paulus II melakukan pengusiran setan. Pada tahun 1982 ia mengunci diri bersama dengan seorang wanita yang  dibawa kepadanya.Wanita itu berteriak-teriak dan mengeliat-geliat dan kesakitan di lantai. Upaya-upaya pengusiran pertama berhadapan dengan pertahanan yang kuat, tapi akhirnya Sri Paus dapat mengusir setan tersebut dan berjanji untuk mendoakan jiwa gadis itu dalam misa pada hari berikutnya.


Dari semua kejadian, mana ada tampilan setan iblis seperti yang orang Indonesia imajinasikan, dan semua manusia bahkan sampai orang barat yang sangat tidak percaya tahayul jadi mulai terbiasa dengan hal hal gaib karena terpengaruh akan segala yang berbau supranatural dari asia, khususnya Indonesia.

Segala bentuk penampakan saya belum pernah melihatnya dalam wujud imajinasi Indonesia,(saya hanya melihat penampakan kalau ada wanita cantik, wanita seksi)Saya hanya melihat ekspresi orang kerasukan itu mukanya seperti bukan orang yang kita kenal, suaranya sudah bukan suara aslinya. Dan bila kita pandai memanipulasi iblis, kita harus memperdaya dia agar terbukti benar apa tidak nya seorang kerasukan, dengan menggunakan bahasa lain selain dari bahasa Indonesia. Jika setan, tentunya akan bisa berbahasa apa saja.
Jika yang keluar bahsa Indonesia, atau bahasa yang ada di Indoensia, itu semua hanya pura pura dan bohong.

Ketika beberapa hari lalu membaca tulisan dan komen Muji dari negeri seberang, saya tidak mengetahui siapa yang diusir dan apa yang diusir olehnya. Mendengar kata Muji dari negeri seberang itu biasa melakukan exorcism bersama dengan ‘team-nya’, saya jadi menyangsikan apakah dia memang tahu bagaimana jika orang itu kerasukan. Maaf,..saya tidak percaya dengan tengkang dan tengking, serta gerakan para pengusir setan berkedok nama Yesus yang suka menekan dan mendorong jidat dan kepala orang yang sebenarnya tidak kerasukan sama sekali.

Jadi untuk para manusia bodoh, dan dungu serta sesat dan berlaku seperti ahli taurat dan Farisi, yang jago berdebat, jago nguliti alkitab tapi takut sama penampakan makhluk gaib made in Indonesia, lebih baik anda kelaut saja, dan ceburkan dirimu, agar disantap oleh nyai roro kidul.Dan tidak usah lagi bicara tentang alkitab dan kebenaran firman Tuhan jika takut sama penampakan yang sebenarnya tidak ada.

Apalagi pendeta mantan dukun yang berbicara tentang dunia gaib,....pembohong, pembual, dan pencari hikmat yang menyedihkan.

Jadi, selidiki dulu bagaimana rupa kerasukan yang sesungguhnya, jangan orang kerasukan angin ( masuk angin) dibilang kerasukan setan. Ya pasti sembuh kalau diusir...(sambil dikasih jamu tolak angin ) Jangan merasa bisa mengusir  jika sama film setan saja takut.


Smile
April 10th-2010