Submitted by julian on

 

Bacaan Alkitab: 1 Samuel 1: 1-20

 


Keputusasaan dan kekecewaan merupakan penghalang iman untuk memiliki pengharapan yang pasti. Hal tersebut, salah satunya disebabkan oleh persoalan hidup. Coba bayangkan jika kita mengalami persoalan silih berganti. Apa yang harus kita lakukan?

 

Tentunya, yang harus kita lakukan adalah berserah kepada Tuhan. Namun kenyataannya banyak orang, ketika menghadapi persoalan, mereka bergantung kepada kekuatannya atau kepada manusia.

 

Ketika masalah tidak kunjung selesai, atau tidak ada satu orang pun menolongnya, ia pun putus asa dan kecewa. Bahkan, mempersalahkan Tuhan. (Baca juga: Menggunakan kesempatan)

Hidup yang berserah

Ada seorang ibu yang sedang mengalami sakit kanker ovarium yang tidak bisa disembuhkan lagi, ia hanya bisa menunggu pertolongan Tuhan saja. Namun, ia tak berputus asa dan tetap semangat.

 

Setelah ia mengikuti pengobatan kemotherapi ketiga kalinya, para Dokter akhirnya menghentikannya karena akan lebih membahayakan fisiknya apabila dilanjutkan dan menyatakan penyakitnya tidak bisa disembuhkan lagi. (Baca juga: Ketaatan Menghancurkan Tembok)

 

Selanjutnya, ia hanya bisa melakukan operasi menyedot cairan ditubuhnya apabila perutnya sudah membengkak (asites). Apa yang dialami ... (Selengkapnya, baca di http://www.fokushidup.com: Hidup yang Berserah)