Tulisan Indonesia Saram yang berjudul "Apotik dan Praktek" mengilhami saya untuk menulis sesuatu yang sebenarnya sudah lama berada dalam pikiran saya.
Serupa dengan miliknya, tulisan saya ini berkaitan dengan "salah kaprah" tentang beberapa kata yang terjadi dalam masyarakat. Bedanya, saya menulis tentang pengucapan kata-kata dalam bahasa Inggris yang kerap kali diucapkan dengan tidak benar, baik dalam televisi dan orang-orang sekitar saya. Kata-kata tersebut adalah "event" dan "steak"
Kata "event" yang dalam bahasa Indonesia berarti "peristiwa, kejadian, acara" sering kali diucapkan salah oleh pembicaranya. Mereka mengucapkan kata tersebut dengan lafal yang seharusnya diperuntukkan untuk kata "even" yang berarti "bahkan".
Letak kesalahan yang terjadi adalah saat pembicara melafalkan huruf "e" yang kedua dalam kata tersebut (event). Kerap kali huruf "e" tersebut diucapkan dalam suara yang seharusnya untuk huruf "e" kedua dalam kata "even". Huruf "e" yang kedua dalam kata "even" diucapkan seperti saat kita mengucapkan huruf "e" dalam kata "reda". Sedangkan pengucapan huruf "e" yang kedua adalah kata "event" sama seperti saat kita mengucapkan huruf "e" pada kata "send".
Kata yang kedua pun, "steak", juga sering salah diucapkan. Masih banyak orang yang mengucapkan "steak" dengan suara yang kalau dituliskan adalah seperti ini: "stik." Sedangkan pengucapan yang benar saat kita mengucapkan "steak" adalah "steik". Hal itu penting agar supaya saat kita berkata, "Makan steak", orang tidak akan mengira kalau kita makan tongkat (dibaca "stik" dalam bahasa Inggris).
Semoga tulisan ini bisa mengurangi "salah kaprah" dalam pengucapan yang sering terjadi.
Submitted by
dianpra
on