Bukan hal aneh lagi saat ini, orang menikah untuk melegalkan hidup bersama, tinggal bersama. Bahkan akhir2 ini media disibukkan dengan legalitas salah satu bentuk pernikahan yang ada di negeri ini.
Dan lebih aneh lagi, banyak dilakukan di dunia barat, menikah untuk tinggal bersama tapi tidak untuk hidup bersama karena untuk keuangan saja pun tidak bisa dijadikan keuangan bersama..... betapa egoisnya..
Tapi apa kata Tuhan dengan pernikahan "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" tidak sekedar bersama....tapi bersatu.
Pernikahan akan menjadi pernikahan yang bahagia dan sama-sama memuaskan kalau pasangan dalam pernikahan menetapkan tujuan pada kesatuan, saling melayani dan berkomunikasi satu sama lain dengan jiwa yang sama.
Jiwa yang sama hanya akan diperoleh dalam diri pasangan yang telah diperdamaikan dengan Kristus, hidup yang didasarkan pada kasih karunia Tuhan dan yang berjalan dalam kehendak dan rencana Tuhan.
God bless you & your family
