Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi (1 Timotius 6:12)
Apa arti sebuah pertandingan? Aku tidak banyak tahu, karena salah satu kekurangan fisik yang aku alami waktu usia sekolah aku tak bisa mengikuti banyak pertandingan olah raga seperti yang lainnya. Aku tak bisa mengikuti beberapa cabang pertandingan olah raga, loncat tinggi, loncat jauh, senam, basket, volley, dll... yang aku bisa ikuti hanya pertandingan lari, itupun artinya bukanlah suatu kemenangan.
Aku tahu arti pertandingan hanya waktu berkelahi!! Yang aku tahu, aku tak boleh terkalahkan, aku tak boleh pulang sebagai pecundang, karena itu artinya hukuman dari saudara-saudaraku untukku. Jika aku pulang dengan muka merah dan menangis, maka kakakku dengan sadisnya akan menyuruhku kembali ke ‘medan pertempuran’ untuk mengalahkan siapapun lawanku disana!!!
Aku tahu arti tak terkalahkan, waktu ibuku dengan tegas menyuruhku pergi saat hujan lebat, saat panas terik, saat banjir, atau saat udara pantura bertiup dengan keringnya. Aku tahu arti tak mudah menyerah, waktu mereka menyuruhku pergi tengah malam, waktu aku harus terjaga di tengah kelelahan dan mengantuk yang mendera.
Aku tahu arti perkasa, waktu aku melihat banjir menghancurkan tambak udang kami, namun kami harus tetap menegakkan kepala dan tak boleh menangis, dan terus berharap tahun depan semua malapetaka itu tak akan datang lagi!!
Aku tahu arti melangkah maju, waktu aku mengambil keputusan menjadi seorang pengikut Kristus, dan ibuku berkata “Jika jalan itu yang kau ambil, ingat jangan sekali-kali kamu menyerah, menengok ke belakang dan pulang, karena itu tak layak bagi Tuhanmu!!!”
Aku tahu arti tangguh, waktu panggilan Tuhan tak boleh menjadi sesuatu yang terbantahkan bagiku, waktu kuhadang badai, waktu kuhadapi tantangan kehidupan, waktu daging menarikku untuk mengikuti kehendaknya, waktu nafsu muda begitu bergelora namun aku memilih untuk takut akan Dia, waktu rasa ingin menyerah begitu besar namun aku masih tetap berjalan dan berlari...
Satu yang aku belum pernah tahu, yaitu menjadi pemilik mahkota di Kerajaan Surga karena aku belum mati ... dan masih ada di sini... dan masih terus berlari sampai garis akhir..