Ada tertulis dalam Yohanes 4 : 23-24 ;
"Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran;sebab Bapa menghendaki penyembah demikian . Tuhan ( BAPA) itu Roh dan barang siapa menyembah Dia ,harus menyembah Dia dalam roh dan kebenaran."
Kalau kita perhatikan firman Tuhan ini, ada disebut bahwa penyembah-penyembah benar harus menyembah dalam roh dan kebenaran. Kalau ada penyembah-penyembah benar, tentu ada penyembah yang tidak benar.
Tuhan tegas menggariskan, bahwa umatNya ,harus menyembah BAPA dengan roh dan kebenaran, ini syarat yang diperlukan. Semua kita memiliki syarat itu, ada didalam setiap orang, hanya maukah kita melakukannya? karena itu sangat mudah untuk dikerjakan. Masalahnya terbukakah hati kita untuk melakukannya?
arti "dalam roh" disini roh disebut huruf kecil bukan roh huruf besar;
Manusia teridiri dari ; Tubuh, jiwa dan roh. Khusus untuk menyembah Bapa, Dia mau supaya kita , mengaktifkan roh kita untuk menyembahNya, dapat artikan ; sikap menyembah dengan segenap hati, sebulat hati, fokus pada Tuhan.
"dalam kebenaran" ;
kita harus berusaha tetap menyesuaikan dengan firman Tuhan (..firmanMu adalah kebenaran Yoh. 17 : 17). Kita harus tetap membaca dan merenungkan firmanNya setiap saat ( Yohua 1 : 8, Mazmur 1 :2).
Dalam kitab Mazmur juga ada tertulis tentang "sikap penyembahan ini " yaitu dalam Mazmur 2 : 11 dikatan :
" Beribadahlah kepada Tuhan dengan takut , dan ciumlah kakiNya dengan gemetar"
Kita bisa melihat disana ada "perintah" untuk mencium kaki Tuhan dengan gemetar. Dengan gemetar artinya dengan sikap amat hormat, amat merendah,sikap hati yang sangat meninggikan Tuhan, karena Dia Pencipta Yang Maha Mulia, Agung, Dialah Raja Diatas segala Raja , Tuan Diatas segala Tuan, sedangkan kita hanya ciptaan. Jadi sebagai bahan perenungan kita dalam diri kita " apakah pantas dikatakan kepada setiap kita kalau setiap kita HARUS MENYEMBAH TUHAN dengan sungguh-sunguh? Tuhan tidak pernah GILA DISEMBAH, tetapi LAYAKLAH DIA MENDAPAT PENYEMBAHAN DARI KITA ,yang mengakui ke Maha KuasaanNya.
Memang banyak anak-anak Tuhan , tidak mau menyembah Tuhan karena kurang memahami firman Tuhan ini. Tetapi untuk meneguhkan kita , kita dapat meihat, bagaimana Yairus sang kepala rumah ibadat "tersungkur "dikaki Yesus ketika ia datang memohon padaNya untuk menyembuhkan anaknya yang sakit, bagaimana perempuan "mantan pendosa" yang sujud dikaki Yesus didepan orang banyak, dengan memecahkan buli-buli berisi minyak wangi dikaki Yesus , dan menciumi nya, menyeka kaki Yesus dengan dengan rambut , semuanya dilakukan dengan penuh kasih tanpa rasa malu . Semuanya adalah wujud penyembahan yang benar yang Bapa kehendaki.
Dalam salah satu lagu rohani daerah dari gereja tertentu (bukan Kharismatik) ada juga lagu yang menggambarkan suasana penyembahan sejati , petikannya kira-kira seperti ini;
"Husomba Ho Tuhan, tangihon au
sanggkapMu ma tontong , pasaut di au" ,
kalau diterjemahkan arinya kira-kira seperti ini :
"Kusembah Kau Tuhan, dengarkanlah (dengarkan ku)
kehendakMu lah slalu, jadi(kan) padaku"
Kalau dinyanyikan dengan segenap hati, sungguh akan menciptakan suasana yang menghadirkan hadirat Tuhan, karena lagu ini , sungguh sangat memuiakan Dia.
Sedikit tentang "dalam roh" dalam konteks ini kita tidak sedang membahas "dalam Roh atau dalam Kuasa Roh".
Marilah kita kembali kepada firman Tuhan, maka firman Nya akan mengatur segala sesuatu , termasuk ibadah kita. Karena dari firmanNya lah kita tahu kalau kita harus beribadah kepada yang punya firman.
Terimasih semoga tulisan ini menjadi berkat bagi kita semuanya...hanya Yesus yang dimuliakan.........tpkm restikamanise.....shaloom