Submitted by Johan candra on

Takut, kalut& bimbang itulah yang saya rasakan waktu itu setiap kali hendak membaca Alkitab, perkenalkan saya adalah penghuni baru di sabda space, sebut saja nama saya seperti Id yang saya pakai.

Semua rasa itu muncul ketika setiap kali saya membaca Alkitab, sebab saya tak tau bagaimana cara memahami Alkitab agar bisa sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Gereja kepada saya mulai dari kecil hingga dewasa. Setiap kali saya membaca Alkitab maka selalu ada pemahaman-pemahaman yang berbeda dengan apa yang telah diajarkan oleh gereja, entah saya yang tidak dapat memahami dengan benar atau karena hal lainya saya juga tidak tahu, dan tentu saja hal ini sangat mengganggu pikiran saya.

Singkat cerita, suatu ketika di tahun 2009 secara tidak sengaja saya menemukan tulisan Ko Hai-hai di sabda space ini, kalau tidak salah berjudul ''Pertarungan Ilah Jaman Hai-hai Vs Daud Tony'' dari sini pikiran saya semakin terganggu karena tulisan ini cukup kontroversial bagi saya waktu itu, saya penasaran dengan orang yang bernama Hai-hai ini, satu persatu blognya pun saya baca, namun entah kenapa kian lama saya kian tertarik dengan tulisan-tulisan Ko Hai-hai, dimana pada intinya beliau selalu mengajarkan bahwa kebenaran harus berani diuji, walaupun Ko Hai-hai selalu menggunakan judul yang kontroversial (menurut saya) di setiap tulisan-tulisanya namun saya suka isinya walaupun tak mudah bagi saya untuk memahaminya, namun setelah membacanya berkali-kali sayapun dapat menemukan kebenaranya dimana pikiran saya tidak pernah menentang dan hal ini sangat berbeda dimana ketika saya mendengarkan ajaran-ajaran kebanyakan pendeta, dan ketika itu juga saya menyadari bahwa ajaran pendeta sekalipun harus tetap diuji kebenaranya.

Walaupun saya sudah mengenal sabda space sejak tahun 2009, namun baru hari ini tanggal 23/7/2011 saya ikut-ikutan bergabung di sabda space (walaupun cuman sebagai penonton...hahaha...), pada waktu itu saya beranggapan bahwa saya cukup melihat-lihat saja tanpa harus mendaftar keanggotaan, namun lambat laun saya merasa perlu mendaftar keanggotaan demi memperluas tali persaudaraan saya di kalangan saudara-saudara yang seiman, apalagi setelah membaca tulisan Tante Paku yang bercerita betapa serunya acara KOPDAR anggota Sabda Space, saya membayangkan bagaimana keakraban dan rasa persaudaraan ketika acara itu.

Udah dulu ah, cape ngetik panjang-panjang....

Yah pokoknya mohon bimbingan dari para suhu di sabda space.



~Salam~