Submitted by Tian on

ini tulisan kedua saya,

Markus 5:1 Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. 5:2 Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.


bandingkan dengan cerita yg sama dlm kitab


Matius 8:28 Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan  menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorangpun yang berani melalui jalan itu.


dalam satu cerita yg sama, terdapat Perbedaan yg mencolok dr kedua kitab ini, apa sikap kita? Jika alkitab dipandang sbg Kitab suci, sbg pedoman, apakah kita Malu mengakui adanya kerancuan atau kesalahan penulisan? adanya pertentangan tidak selalu membuat malu namun kadang mendatangkan rasa syukur.

sebagai seorang murid kita belajar, termasuk dr teks2 yg rancu krn bertentangan satu dengan yg lain, ketika yesus mengajarkan kpd umum, ia kadang tidak memberitahukan maksud nya, kecuali pengajaran khusus pada murid2NYA, contoh ia mengajarkan hanya ttg gandum dan ilalang tp kpd murid, ia mengajar secara khusus ttg maksud dr perumpamaan tsb.

saya tak malu mengakui adanya kesalahan penulisan dlm jumlah orang di gerasa, entah mana yg benar. satu atau dua orang yg kerasukan setan. namun saya juga mendapati BANYAK PERSAMAAN DARI KEDUA KITAB TSB.

saya mendapati bhw keduanya menceritakan Yesus yg sama yg Mengusir roh jahat dr orang tsb, bahwa dicatat keduanya menuliskan orang2 didaerah itu Takut lewat disitu krn org gerasa yg kerasukan tsb.

Jika saja kita sibuk menjawab pertanyaan mengapa ada perbedaan jumlah orang yg kerasukan, saya mengakui adanya perbedaan itu, biarlah untuk orang yg umum, yg sibuk mempertanyakan Alkitab sbg Firman Allah, biarlah para murid secara khusus mencari pelajaran, melihat persamaan dimana ada hal tertentu yg ingin teks itu kita mengerti sebagai murid, bukan sebagai Peragu.

c u next time.