Submitted by Priska on

Wah... tak terasa sudah dua bulan ini aku (tiap pagi - siang) ada di rumah. Cuma ngerjain kerjaan ibu rumah tangga pada umumnya.... (masak, nyuci, nyetrika, nyapu, ngepel, de el el). Bosen??? Absolutely YES!!! . Karena sejak pertama kali nginjak kaki di kota banjir ini, hampir tak pernah sehari pun (pagi-siang) aku ndak ngelakuin kerjaan di luar rumah. tapi kali ini.... Wedew, bener2 aku harus ada dirumah. Baru kemudian jam 3 - 9 aku mulai kerja...

Mmm... semuanya berawal dari desember tahun lalu. Saat aku mendapat kabar, papaku di opname di rumah sakit, dan mama memintaku pulang. Mencoba meminta ijin ke pihak sekolah, dengan mengatakan, aku baru akan pulang setelah kerjaan selesai (artinya, jam setengah 2 baru akan pulang, setelah jam mengajar selesai, dan tidak ikut doa dari jam 2 -3). ternyata... tidak mendapat ijin!!! wah, gilaaa...!!! . waktu itu aku marah bener... dan akhirnya, aku nekad pulang... (ceritanya bolos gitu degh.... hehehe....). hasilnya... pada waktu jam kumpul guru2 (jam 2 - 3), aku dipermalukan sedemikian hebatnya... dikatakan ini itulah. yah.... .

belum lagi dengan semua peraturan yang ada. yang melarang berboncengan dengan guru lawan jenis di area sekolah (mungkin alasannya bukan muhrim kali ya.... ), ketika ada acara sekolah mendadak harus ikut, de el el.... dan satu lagi.... dilarang berpacaran dengan sesama guru juga... (wah, kalo soal ini, aku bingung. ya gimana kagak.... calon suamiku itu guru disitu juga. meski kami kagak pernah ngobrol2 di skul... tapi konsekuensi dari peraturan itu adalah.... aku tidak boleh berhubungan. padahal aku kan udah mau merid. dan kami pacaran, sebelum ada peraturan itu... )

Finally... setelah berfikir cukup lama... aku memutuskan resign dari skul. hampir semua anak di sekolah nangis, saat aku resign... (katanya sih, aku guru favoritnya mereka gitu degh... hahaha... *mode narsis on*). bahkan beberapa anak, sempat mengumpulkan tanda tangan yang isinya meminta kepala sekolah supaya aku balik lagi ke sekolah. Wedew...

beberapa teman yang cukup dekat... mendukungku sih. dengan alasan, family jauh lebih penting dibanding dengan pelayanan dan pekerjaan (bener nggak ya?!?! ). tapi beberapa yang lain, mencibir dengan sangat.... . dibilang nggak konsisten dengan pelayanan... nggak memenuhi panggilan Tuhan... nggak taat peraturan... ini itulah....

awalnya... dengan pro kontra seperti itu, aku jadi cukup bingung juga. apalagi di satu sisi... aku cukup dekat dengan anak-anak. buat sebagian besar mereka, aku dianggep tidak hanya guru, tapi kakak dan teman mereka curhat saat berada di luar skul. dan waktu itu... anak-anak merasa kalo aku ninggalin mereka. tapi 2 months later.... (hari ini,red)....

aku merasa bahwa itulah keputusan yang tepat dan terbaik. Justru setelah aku resign, aku jadi lebih punya banyak waktu untuk "ngurusi" anak-anak. sesekali, aku kunjungi mereka ke rumah, atau kadang mereka yang dateng ke kostku, kadang kita weekend maen bareng ke mall, ngenet bareng, pesbukan bareng, berenang bareng.... everything yang akhirnya bisa menyemangati mereka untuk belajar lebih lagi. thanks God...

karena... 1 bulan setelah aku resign, ada peraturan baru lagi yang menyebutkan bahwa tidak boleh ngunjungi atau maen bareng dengan anakl2 diluar jan sekolah. wedew... peraturan yang aneh... . padahal anak2 itu (i think) adalah anak2 yang butuh banyak perhatian. bahkan dulu, peraturannya menyebutkan untuk rajin2 mengunjungi anak2... supaya mereka merasa diperhatikan meskipun banyak yang menolak mereka. kenapa sekarang peraturannya berubah?!?! I dont know lah.... Tapi yang jelas, thanks to God.... aku bisa mundur sejenak untuk maju beberapa langkah ke depan....

 

"I can do allthings through Christ who strengthen me"