Ah....semua gemelap...semua gelap....semua murka, semua ada cela, semua..semua..panas..panas...panas...amarah, dengki, keegoan. ada ditempat ini, didunia ini...why...ketik ingin berjalan dijalan sempit, duri tajam bertebaran, badai siap menerjang, hanya teriak..teriak...sialaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnn........
Wow...sudah pakai kacamata putih, kuning, hitam...tetap tidak ada tanda ujung, masih panjang...panjang..jang..jang perjalanan kaki...
Detik-detik menghentak seirama jantung, kebencian...kerakusan dan rasa kebenaran mengumpal...membantu...sehingga angka kenyamanan yang muncul, weleh oenak sih, tapi hati berkata....oiii, buka mata hatimu, lihat dirimu yang melantun kata sumbang yang kau tunjukkan untuk dirimu sendiri...ah.bodoh sekali aku, sudah dijalan sempt masih sombong pulalah...., huh tuan hikmat telah pergi, tapi tuan seandainya yang ada sehingga aku menfasir, menerka hanya dengan berandai-andai....ampuni kesombongan......ya TUHAN