Submitted by smile on

Buat apa Yesus disalib?
Buat apa Yesus harus mau menanggung dosa kita dengan menjadi manusia,disiksa, dan akhirnya harus mati dikayu salib?
Hukuman yang terhina adalah di salib, dan itu lah yang ditanggungNya.


Mungkin orang orang pandai mengatakan bukan jaminan menerima Yesus sebagai (T)uhan dan juruslamat manusia.Karena menerima Yesus bukan segala galanya.
Ya bagi mereka, namun tidak bagi saya. Bagi saya, menerima Yesus adalah segala galanya.Menerima Yesus adalah kunci masuk surga.Jika bukan untuk jaminan yang pasti itu, untuk apa Dia rela mati dikayu salib.Walaupun sebagian berkata itu adalah kehendak Bapa disurga, tapi jelas, itu untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Apa syarat untuk bisa berkumpul bersama Allah disurga? Tidak berdosa.
Jika tanpa kehadiran Yesus, mungkin pintu surga sudah tertutup sejak jaman perjanjian lama.

Penebusan dosa melalui kematian Yesus tentu bukan suatu fenomena.Saya mempercayainya seperti saya memastikan bahwa matahari itu terbit dari sebelah timur.Allah sadar manusia itu makhluk berdosa, makhluk yang lemah, dan sejak jaman dulu dengan korban bakaran lah kita bisa meminta keselamatan dari Allah

Keluaran  24
24:5 Kemudian disuruhnyalah orang-orang muda dari bangsa Israel, maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan menyembelih lembu-lembu jantan sebagai korban keselamatan kepada TUHAN.

Karena begitu banyak dosa manusia, untuk itu yang dikorbankan nya pun tidak bisa lagi hanya binatang.
Untuk itulah Yesus yang melakukannya.Yesuslah yang menjadi ganti binatang binatang itu untuk menebusnya.

Penebusan dengan disalibnya Yesus, sudah cukup bagi saya untuk tiket masuk kesurga.
Jika tidak, sia sialah pengorbananNya, dan sia sialah kedatanganNya kedunia, karena memulai tapi tak mengakhiri.

Yesus Kristus memulai, kemudian mengakhirinya.
Kita berdosa, kemudian ditebusNya.
Kita tak pantas lagi masuk neraka, karena pengorbananNya.
Kita tak perlu takut lagi, karena Dia mengasihi Kita.

Ketakutan akan tidak dipilih oleh Yesus untuk masuk surga hanya intimidasi iblis saja. Bagi saya itu intimidasi.
Ketakutan demi ketakutan, pemikiran demi pemikiran, inilah yang membimbangkan kehidupan saya. Sekarang tidak lagi. Mujijat itu benar benar terjadi dalam hidup saya, karena Yesus Kristus menjawabNya, dan membayar semuanya lunas, dan tuntas.

Tak ada satupun kekuatiran lagi yang menghantui hidup saya, sebagai manusia hina yang tak terpilih.
Jika saya yang hina ini bisa mencintai DIA, apalagi Dia yang Sang juruslamat…..jauh beribu ribu kali lipat mencintai saya.

Tak ada kegembiraan yang lebih besar, daripada punya iman bahwa hidupmu telah diselamatkan oleh Yesus dari dosa.


Yesus….(T)uhan dan Juruslamatku.
Tulisan kelima bulan januari
22 Januari 2011
By smile