(sebait nada dalam pagi, untuk anakku tersayang)
Gadis mungil itu kembali kutimang
Raut wajah tanpa dosa kembali kupandang
Aku kembali tersentak dalam angan yang melayang
Cantik nian kurnia Tuhan
Ini semua anugerah yang tersayang
Aku sangat bersyukur pada Tuh Hyang
Celoteh tanpa makna kudengar kembali
Ataukah kata sayang menjadi celoteh pagi
Riang penuh senyum dengan sejuta arti
Rasanya membawaku kembali kedalam mimpi
Inilah karunia Illahi
Suara itu kudengar mengalun manis lagi
Antar aku dalam kungkungan kurnia sang Khalik
Putri manis yang kugendong dalam buaian
Untuk apa engkau biarkan dirimu dalam tangisan
Tiadakah kau rasakan indahnya ciptaan Tuhan
Rengkuhan tangan-NYA yang penuh kekuatan
Ingin mengendong dirimu dalam dekapan
Waktu yang terus berjalan
Ingin kusapakan senandung pujian
Bait demi bait kan ku nyanyikan
Oleh dorongan kasih Yesus Tuhan
Walaupun dunia bergelora
Oleh kasih Yesus engkau kan bertahan
(Jakarta, 04 Agustus 2006)