Sebenarnya hari ini libur. Tapi kerjaan banyak. Kalau tidak dikerjakan tidak ada yang menyelesaikan. Tertinggal dalam melakukan sesuatu membuat sesak diotak karena seperti masih ada hutang yang belum dibayar.
Dulu, saya diajarkan, bila tugasmu tidak selesai dengan waktu yang ada padamu itu sebuah kesalahan. Bekerja adalah untuk Tuhan, jadi kerjakan tugas sesuai dengan waktu yang diberikan. Sejak itu tidak pernah lembur, karena berfikir itu kebodohan.
Tetapi sekarang lembur tak bisa dielakkan. Kemarin saya sudah mengerjakan banyak hal, tetapi kerjaan seperti tidak ada habisnya. Selalu masih ada yang harus dikerjakan lagi. Seperti menguber-uber ekor sendiri rasanya. Tetapi tanggung jawab tetap harus dilaksanakan.
Entahlah bagaimana para pekerja di Singapura. Walau dilatih seperti mereka, budaya lelet Indonesia sepertinya masih ada tersimpan dikantongku.
Walaupun demikian aku berterima kasih pada Tuhan memberikan pekerjaan ini. Dengan demikian saya tahu, dipercayakan perkerjaan yang sesuai dengan kemampuan diri.
Love U Lord.