Ada sebagian orang Kristen yang mengawali berita Injil dengan ayat di Roma 3:23, “Semua orang telah berbuat dosa”
Mereka melakukan hal itu karena diajar demikian oleh para pendahulunya. Tanpa memeriksa lagi, mereka meneruskan kekeliruan itu kepada orang-orang lain.
Padahal semua manusia telah dibenarkan dengan cuma-cuma. Semua orang sudah dinyatakan tidak bersalah.
Semua orang telah dibenarkan.
Berita Injil adalah berita tentang pembenaran semua orang oleh karena anugerah Kristus Yesus.
Ada sebagian orang Kristen yang mengawali berita Injil dengan ayat di Roma 3:23, “Semua orang telah berbuat dosa”
Mereka melakukan hal itu karena diajar demikian oleh para pendahulunya. Tanpa memeriksa lagi, mereka meneruskan kekeliruan itu kepada orang-orang lain. Kekeliruan sehingga berita Injil yang adalah kabar sukacita bagi semua umat manusia berubah makna menjadi kabar buruk bagi yang tidak sepaham.
Berita Injil dimulai dengan berita bahwa semua manusia telah dibenarkan dengan cuma-cuma.
Kabar sukacita mustahil dimulai dengan pernyataan semua orang telah berbuat dosa. Semua manusia telah berbuat dosa adalah kabar buruk. Itu sudah menjadi masa lalu.
Pernyataan semua orang telah berdosa hanya penggalan dari suatu kalimat utuh. Potongan kalimat yang jika dipisahkan dari kalimat utuhnya akan mempunyai makna berbeda dari maksud dari keseluruhan kalimat. Kebenaran yang telah dikebiri sehingga makna sejatinya menjadi tersembunyi.
Mari kita membaca ulang kalimat yang dimaksud dengan cara yang berbeda.
Karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh anugerah-Nya telah dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan dalam Kristus Yesus. Roma 3:23-24
Semua orang telah dibenarkan.
Siapa yang dibenarkan? Semua orang.
Apakah hanya orang Kristen saja yang dibenarkan? Tidak! Apakah hanya orang percaya saja? Tidak! Apakah hanya orang yang mau menerima saja? Tidak! Jelas dan tegas, kalimat dalam ayat Alkitab tersebut mengajarkan bahwa semua orang sudah dibenarkan. Semua orang artinya semua orang.
Mereka yang telah memberitakan bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah perlu setia untuk memberitakan seluruh kebenaran. Jika konsisten maka berdasarkan kalimat yang sama juga harus diberitakan bahwa semua orang telah dibenarkan.
Jika Alkitab adalah pedoman dan standar dalam menentukan ajaran kekristenan maka ajaran kekristenan berkata bahwa semua manusia telah dibenarkan. Jika kekristenan dibangun berdasarkan apa yang tertulis dalam Alkitab maka semua orang telah dibenarkan. Jika satu ayat saja tidak boleh dikebiri dari Alkitab maka pernyataan semua orang telah dibenarkan tidak boleh disembunyikan. Tidak sepatutnya menjual kebenaran hanya demi kelestarian dokrin atau ajaran turun-temurun belaka.
Kebenaran perjanjian baru dimulai dengan fakta bahwa semua orang telah dibenarkan.
Semua orang. Ya, semua orang telah dibenarkan dengan cuma-cuma.
Dibenarkan artinya dinyatakan benar atau dinyatakan tidak bersalah. Cuma-cuma artinya tanpa syarat apapun juga, tanpa ditukar dengan apapun juga, tanpa disertai kewajiban apapun juga, tanpa disertai ancaman apapun juga.
Berita Injil adalah berita tentang pembenaran semua orang oleh karena anugerah Kristus Yesus. Allah mengutusNya ke dalam dunia untuk menyelamatkan dunia.
Berita Injil adalah kabar sukacita. Kabar sukacita untuk mengawali hidup baru dalam suatu perjanjian baru.