Selamat berpisah,
Saya merasa telah melakukan blunder fatal saat menulis “Toko Penjual Suami,Wow”. Karena dengan demikian saya telah mengurangi nilai kredibilitas saya dan merusak image tulisan saya sendiri.
Kronologis “Toko Penjual Suami,wow”
Saya menerima e-mail dari teman saya dan memang article tersebut mengizinkan untuk bisa di Forward kemana-mana(sekarang saya tahu ini tetap salah), yah saya rasa untuk mengisi malam minggu dan meramaikan Pasar Klewer, lagipula saya ingin sekali-kali ngeblog yang agak “ringan” walau dengan terburu-buru dan kurang pikir panjang.
Saya ingin sekali menulis lebih banyak blog di sabda karena udah hobi dari SD, tetapi hal dengan adanya blunder konyol Toko Penjual Suami,wow, mau tidak mau mempengaruhi pembaca dalam image kredibilitas tulisan-tulisan saya selanjutnya, dan hal tersebut mengganggu visi dan misi saya dalam bergabung ke Sabda.
So:
Saya kepak koper dan cari “pekerjaan” di tempat lain, life must go on J
I got notorious, but that’s not my values and style
The Last:
Special Thanx to Shinsei Hai-Hai (yang hanya lebih muda 4 th dari ayah saya)J atas kepeduliannya terhadap blog saya + “pertempuran2x” yang berharga dalam mengkritisinya.
O-iya, Awal tahun depan saya baru mau skripsi, mohon dukungan doaJ
I Pray For Your success & happiness too
J Shallom4ever Jfor all Sabda Members & Lovers
Sometimes you got failed, but please don’t miss the lesson