Submitted by sandman on

 

Perlahan lahan mencari "sesuatu", kembali membuka kejadian pasal 2-3.

Ternyata terlintas begitu saja sebuah ide, memang tmasih MISTERI, tapi tidak ada salahnya saya kemukakan apa yang menjadi pemikiranku. Seperti yang kita ketahui dalam diskusi yang terjadi di SS belakangan ini topik yang sedang ramai adalah soal siapa sejatinya si ular itu, kalau boleh saya kategorikan seperti yang di usung oleh hai-hai dan samuel franklyn maka kemungkinan ular itu bisa dibagi menjadi 3, yaitu:

   1. Ular taman Eden adalah ular sejati
   2. Ular taman Eden adalah malaikat
   3. Ular taman Eden adalah Adam

Dari semua kemungkinan saya coba mengkronologiskan yang terjadi di kejadian 2:8-25

1. TUHAN Allah membentuk manusia,  (ayat 7)

2. Manusia di taruh di Eden ketika Tuhan Allah sedang membuat taman. ( ayat 8)

3. Menumbuhkan berbagai macam pohon. (ayat 10)

4. Setelah taman siap, manusia di pindahkan kedalam taman.(ayat 15)

5. Memberi perintah tentang yang boleh dimakan dan tidak (ayat 16 dan 17)

6. membentuk segala binatang dan burung  termasuk si ular si objek ( ayat 19 )

7. Allah membangun manusia lainnya yaitu hawa ( ayat 21 22)


Ketika memikirkan kronologis diatas,  saya mendapat satu keanehan, setelah membaca pasal kejadian 2 saya lanjutkan kembali kepada pasal3.

diawali dengan perbincangan hawa dan ular, dialog dibuka dengan, "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

Bagi saya ini adalah sebuah keanehan, bukan pertanyaannya, tapi bagaimana si ULAR bisa mengetahui jika TUHAN  ALLAH memberi perintah seperti itu? Kalau kembali kepada kronologis yang di atas, Bilamana si ular itu adalah ular sejati, bagaimana caranya dia bisa mengetahui perintah dan larangan yang diberikan oleh TUHAN ALLAH. Jika kita lihat pada kronologis diatas, maka si ULAR dibuat sesudah PERINTAH dan LARANGAN itu di firmankan.

Jawaban hawapun membuat saya bertanya-tanya kapan HAWA tahu larangan yang diberikan TUHAN ALLAH? apakah ADAM memberitahukannya? atau TUHAN ALLAH juga memberi tahu kepada HAWA secara langsung?.

Semisal, katakanlah hawa diberitahu oleh ADAM ataupun Tuhan ALLAH secara langsung, maka ketika bisik-bisik atau pembicaraan tentang LARANGAN ini di dengar oleh para binatang,bagaimana caranya si ULAR bisa mendengar?

Katakanlah jika HAWA tidak tahu dan tidak pernah di beri tahu soal LARANGAN itu maka satu-satunya mahluk hidup yang tahu LARANGAN itu tinggal ADAM seorang.

Yah ADAM bapa moyang kita.



Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.