TUHAN...
mau apalagi dari saya...
bukankah darah, tenaga dan airmata
sudah terkuras habis
semuanya....
TUHAN...
KAU mau kasih apalagi...
bukankah aku sudah kenyang oleh derita...
lelah hati dan pikiran...
caci maki dan praduga...
sudah akrab ditelinga...
komentar-komentar yang menjatuhkan...
ucapan sinis
dari lidah tak bertulang...
bukankah itu semua sudah jadi bumbu...
penyedap masakan
dalam hidupku....
TUHAN...
ayo bicara lebih banyak lagi...
sama saya...
sungguh saya tidak layak
dan tidak pantas...
tapi kalau TUHAN masih mau
dan berkenan
untuk bicara pada saya
lewat pencobaan
susah dan derita...
mengapa tidak...
ayo TUHAN...
bicara lebih banyak pada saya...
biar si iblis tertawa
aku tidak takut...
bukankah Engkau ada di pihakku
Malaikat-malaikat-Mu menjagaku...
bahkan bila aku sampai di liang kubur...
TUHAN...
badanku capek...
tapi Rohku tetap menyala-nyala...
biarkan Natal kali ini indah...
biar mereka ubah tanggal,
biar mereka menganggap diri benar...
biar mereka tidak kasih anggaran...
Natal-Mu akan kami jalankan...
apa yang salah dengan berbagi...
apa yang salah dengan peduli...
bukankah Natal adalah saat yang tepat
untuk memulainya....
TUHAN...
ENGKAU sungguh lucu....
di saat kami butuh...
kami malah KAU suruh untuk memberi...
di saat kami merasa jauh...
KAU ubahkan untuk menghibur orang lain...
Jiwaku... TUHAN tidak jauh...
DIA hanya sejauh doa...
berbisiklah pelan dan berkata...
TUHAN, ENGKAU di mana....
aku perlu ENGKAU...
mari bicara dengan aku...
ROH KUDUS akan bekerja...
mendamaikan hatimu
dari galaunya dunia...
hiruk pikuk kehancuran...
dosa...
macet...
kebobrokan dimana-mana...
tapi hatimu...
harus TETAP menyala-nyala....
jangan biarkan dosa membelenggumu...
DIA selalu tersenyum
di depan pintu hatimu...
menunggumu...
untuk menyesal
dan
kembali...
adakah
kita
kembali
kepada-Nya
hari ini...
TUHAN menunggumu...
TUHAN...
itu sudah!
BIG GBU!
JM211107.2031.